Comments

Tampilkan postingan dengan label Berita Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Android. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

iLuv Selfy: Case Khusus Pecinta Selfie

Tongsis atau tongkat narsis saat ini seakan menjadi aksesoris wajib bagi para penggemar foto selfie khususnya di Indonesia. Tapi, kini ada cara yang lebih oke melakukan foto selfie tanpa harus memegang tongkat yang panjang tersebut yaitu menggunakan iLuv Selfy.
iluv selfy 1 iLuv Selfy: Case Khusus Pecinta Selfie news mobile gadget aksesoris gadget iLuv Selfy: Case Khusus Pecinta Selfie
iLuv Selfy besutan iLuv ini punya cara yang lebih efektif saat melakukan foto selfie. Dalam paket pembeliannya, case telah dilengkapi dengan sebuah remote yang disisipkan di bagian belakang.
Tanpa perlu aplikasi tambahan, remote ini akan terhubung ke smartphone via Bluetooth dan bisa dimanfaatkan untuk mengambil foto dari jarak jauh. Anda cukup menempatkan smartphone di mana saja. Kemudian untuk memotret, Anda tinggal menekan tombol remote dan foto akan terekam. Setidaknya, cara ini lebih mudah daripada harus menggunakan tongsis yang mengharuskan Anda untuk menunggu karena foto diambil menggunakan Timer.
iLuv Selfy tersedia untuk iPhone 5s dan Samsung Galaxy S5 dengan harga US$499.99. Untuk model iPad Air dibanderol harga US$79.99 dan untuk iPad Mini dengan harga US$69.99. Jika tidak sabar menunggu kehadirannya di Indonesia, Anda bisa langsung membelinya di sini.

Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy

Bicara soal tombol fisik di smartphone, cukup banyak ponsel yang hanya memiliki tombol fisik dengan fungsi power dan mengatur volume saja. Selebihnya, akses ke menu atau pengaturan harus bergantung pada tombol touch-sensitive di layar sentuh. Meskipun smartphone modern telah dilengkapi perintah gestur untuk mengendalikan smartphone, fakta menunjukkan masih banyak pengguna smartphone yang masih lebih menyukai tombol fisik. Untuk itu, muncul aksesoris gadget inovatif yang bernama Pressy.
pressy 1 Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy news mobile gadget aksesoris gadget Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy
Pressy adalah tombol tambahan yang khusus dirancang untuk melengkapi smartphone. Cukup masukkan Pressy ke lubang headphone jack dan pasang aplikasi Pressy di smartphone, maka Anda akan mendapatkan satu ekstra tombol tambahan serba bisa.
Tombol tambahan Pressy ini bisa dikonfigurasikan untuk mengambil foto atau merekam video, merekam suara, mengatur setting smartphone, menyalakan lampu LED Flash sebagai senter, akses ke jejaring sosial, merekam panggilan telepon, mengirim lokasi Anda, serta mengaktifkan dan mematikan koneksi WiFi.
pressy 2 Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy news mobile gadget aksesoris gadget Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy
Fungsi tombol Pressy ini bisa disesuaikan lewat bantuan aplikasi miliknya. Misalnya, dua kali tekan tombol untuk mengambil foto atau tahan tombol agak lama untuk masuk ke menu pengaturan dan sebagainya.
Yang menarik, jika menggunakan headphone, Anda bisa menyimpan tombol Pressy di gantungan kunci yang telah disediakan dan Anda tetap bisa mengendalikan smartphone lewat tombol yang ada di jack headphone lewat bantuan aplikasi Pressy. Selain itu, Pressy juga menyediakan API miliknya secara cuma-cuma agar para pengembang bisa mengembangkan aplikasi khusus untuk Pressy.
Pressy dibanderol dengan harga US$27 atau sekitar 300 ribu rupiah dan hanya kompatibel untuk smartphone Android. Dengan ekstra tambahan US$5 untuk ongkos kirim ke Indonesia, Pressy sudah bisa Anda miliki. Jika berminat, silakan pesan di laman Pressy berikut ini.

Tip: Cara Hard Reset Android Akibat Lupa PIN & Pattern Lock

Salah satu fitur keamanan di ponsel Android adalah Pattern Lock. Dengan fitur ini, Anda harus memasukkan pola tertentu yang sudah diatur sebelumnya untuk membuka kunci tersebut.
Sayangnya, banyak juga pengguna yang cenderung pelupa atau memiliki banyak ponsel Android dengan Pattern Lock yang berbeda-beda. Nah, apa yang harus dilakukan jika Anda tidak bisa membuka kunci tersebut dan tidak bisa menggunakan ponsel?
Jika Anda pernah melakukan sinkronisasi di ponsel tersebut ke akun Gmail, maka Anda hanya perlu login ke akun Gmail tersebut di layar utama. Atau Anda juga dapat memasukkan angka PIN sebagai alternatif pengguna gembok di ponsel.
Namun apa jadinya jika Anda lupa ketiga hal tersebut? Berikut beberapa langkah mudah untuk mengembalikan ponsel Android ke kondisi semula (factory default setting) tanpa masuk ke menu.
android system recovery menu Tip: Cara Hard Reset Android Akibat Lupa PIN & Pattern Lock tips smartphone mobile gadget Tip: Cara Hard Reset Android Akibat Lupa PIN & Pattern Lock
1. Matikan ponsel
2. Tekan tombol “Volume up + Home Key + Power Button” secara bersamaan hingga ponsel menyala. Jika tidak ada tombol Home fisik di ponsel, Anda tinggal menekan tombol volume atas dan tombol daya.
3. Tunggu hingga muncul layar hitam yang mirip seperti DOS dengan beberapa pilihan menu. Lepaskan jari dari tombol begitu menu tersebut muncul.
4. Gunakan tombol volume atas dan bawah untuk memilih menu. Arahkan ke pilihan “Wipe Data/Factory Reset” atau “Restore Factory Default” atau “Delete All User Data” (tergantung dari merek ponsel Android yang digunakan). Pilih opsi tersebut dengan menekan tombol daya.
5. Kemudian arahkan ke pilihan menu “Reboot System Now” dan tunggu ponsel menyala kembali.
Setelah ponsel menyala, maka semua data (termasuk PIN dan Pattern Lock) akan hilang.

Peringatan: data-data yang tersimpan di ponsel seperti kontak, SMS, aplikasi, foto, lagu, video, dan data lainnya akan hilang. Tampilan menu dan kelengkapan menu juga bervariasi, tergantung dari versi Android dan merek ponsel yang digunakan.

LG G3 Menampakan Diri dalam Balutan Casing Titanium Berkelas

Setelah mengabarkan bahwa Samsung Galaxy S5 Prime akan tersedia dalam 5 pilihan warna, @evleaks kembali berkicau. Kali ini giliran LG G3 yang jadi bahan pembicaraannya.
Akun Twitter @evleaks memamerkan bocoran penampakan terbaru dari smartphone pertama dari LG yang menggunakan layar resolusi QHD (1440 x 2560 piksel) ini. LG G3 ini sendiri disebut memiliki casing berbahan titanium yang tampak mahal dan berkelas.
Bezel ponsel denganchip Snapdragon quad-core terbaru dengan OS Android KitKat ini pun tampak tipis, sehingga memberikan kesan ''wah'' dan canggih. Menurut bocoran sebelumnya, LG G3 kemungkinan akan tersedia dalam dua pilihan konfigurasi yaitu versi 32GB dengan RAM 3GB dan versi 16GB dengan RAM 2GB.
LG sendiri telah mengonfirmasi bahwa LG G3 akan diperkenalkan pada tanggal 27 Mei 2014 di London.
via ubergizmo
By:
TeknoUp.com

Phablet ZTE Nubia X6 Terjual Habis dalam 9,8 Detik

ZTE beberapa waktu yang lalu telah mengumumkan bahwa phablet terbarunya yaitu Nubia X6 telah
habis terjual di tahap penjualan perdananya. Phablet terbaru ZTE ini dilaporkan terjual habis hanya dalam waktu 9,8 detik sejak penjualan dibuka. Sayangnya, ZTE tidak memberikan informasi mengenai jumlah phablet yang dijual di tahap pertama tersebut.
Pihak ZTE berencana untuk melakukan penjualan Nubia X6 tahap kedua pada tanggal 26 Mei mendatang. Namun lagi-lagi ZTE tidak menyebutkan jumlah phablet yang disiapkan pada penjualan tahap kedua tersebut.
Strategi penjualan bertahap ini merupakan teknik baru yang diadopsi dari strategi penjualan Xiaomi yang disebut "Hunger Marketing". Sejumlah produk disiapkan dalam jumlah terbatas dan dijual secara online sehingga akan habis dalam waktu singkat. Xiaomi pada tahun lalu pernah mencatat rekor dengan menjual 200 ribu unit M2S dalam waktu 45 detik.
ZTE Nubia X6 sendiri adalah sebuah phablet 6,4 inci dengan resolusi 1080 x 1920 piksel (342ppi). Di dalamnya terpasang chip Snapdragon 801 quad-core 2.3 GHz dengan GPU Adreno 330. RAM yang terpasang sebesar 3GB dengan penyimpan internal 32GB namun tanpa slot microSD. Di bagian depan dan belakang Nubia X6 terpasang kamera 13 megapiksel. Untuk menjalankannya dipasang Android 4.4 KitKat yang didukung baterai 4250 mAh. Pihak ZTE menjual Nubia X6 32GB dengan harga 3000 yuan (sekitar 5,5 juta rupiah). Diambil dari sumber: TeknoUp.com

Lima Aplikasi Cuaca Wajib Coba di iOS

California - Aplikasi cuaca yang kini tengah populer adalah Yahoo! Weather. Lewat aplikasi tersebut, Anda bisa memperoleh informasi mengenai kondisi cuaca, serta suhu udara secara real time. Selain memberikan informasi cuaca di tempat Anda berada, Yahoo! Weather juga mampu mendeteksi kondisi di tempat lainnya.

Kesuksesan Yahoo! Weather, rupanya menarik perhatian pengembang aplikasi. Mereka pun berlomba-lomba menghadirkan aplikasi sejenis dengan desain yang beragam. Berikut pilihan aplikasi cuaca bagi Anda pengguna perangkat berbasis iOS, yang dilansir dari situs CNET, Rabu, 21 Mei 2014.

Dark Sky

Tidak seperti aplikasi informasi cuaca yang memberikan kondisi terkini. Dark Sky dapat memberikan prediksi mengenai cuaca buruk. Memprediksi cuaca bukan lagi menjadi tugas dari ilmuwan, melainkan bisa dilakukan lewat pendeteksian lokasi.

Ketika terdapat prediksi mengenai cuaca buruk, secara otomatis notifikasi akan muncul di telepon pintar atau sabak digital Anda. Sehingga, Anda tidak perlu lagi khawatir untuk bepergian keluar rumah. Untuk ukuran sebuah aplikasi, biaya unduhannya cukup mahal, yakni US$ 3,99 atau Rp 45.900.

Haze

Lewat aplikasi ini, Anda akan memperoleh gambaran lebih detail mengenai kondisi cuaca terbaru. Informasi terdiri dari arah dan kecepatan angin, bahkan prediksi mengenai kapan waktu matahari bersinar secara penuh.

Ketika Anda menyentuh pilihan menu temperatur yang terletak di bagian tengah layar, akan muncul lima lingkaran yang menunjukkan gambaran mengenai kondisi cuaca secara lengkap. Informasi tersebut juga dilengkapi dengan animasi.

Sayangnya, aplikasi ini tidak mendukung jika digunakan di tempat terpencil. »Ini hanya terbatas di digunakan di wilayah perkotaan,” tulis CNET. Biaya unduhannya yaitu US$ 2,99 atau Rp 34.400.

Perfect Weather

Aplikasi ini direkomendasikan jika Anda ingin mengetahui kondisi cuaca di banyak tempat. Ketika meninjau tempat Anda sedang berada, Anda juga akan otomatis memperoleh gambaran cuaca di kota sekitar Anda.

Tampilan informasi digambarkan dalam bentuk peta. Sayangnya, aplikasi ini hanya bisa digunakan untuk memperoleh informasi cuaca di wilayah Amerika Serikat.

Weather Line

Weather Line berfokus kepada informasi mengenai perubahan cuaca yang digambarkan melalui infografis. Anda bisa memperoleh update informasi cuaca per jam, per hari, bahkan per bulan. Meskipun menggambarkan secara detail, penampilan aplikasi ini terbilang sederhana dengan hanya didominasi warna putih, abu-abu, dan biru muda.

Anda bisa menambahkan kota mana saja yang ingin Anda ketahui kondisi cuacanya. Kota yang berada di luar negeri pun bisa ditambahkan. Namun tidak semua suhu udara ditampilkan di aplikasi ini. Untuk mengunduhnya, Anda harus membayar US$ 1,99 atau Rp 22.800.

Out Cast

Ini lebih tepat disebut sebagai aplikasi penunjuk. Selain mengutamakan kondisi cuaca terkini, Out Cast juga memberikan detail informasi mengenai kondisi cuaca selama 12 jam terakhir. Ada juga informasi mengenai ketinggian gelombang, jika Anda menggunakannya di wilayah yang dekat dengan laut.

Meskipun lengkap, sayangnya Out Cast tidak dapat menunjukkan kondisi cuaca di banyak tempat sekaligus. Anda harus membayar US$ 1,99 atau Rp 22.800 untuk mengunduhnya.

Diambil dari sumber: TEMPO.CO

Minggu, 04 Mei 2014

Bocoran Gambar HTC One Mini 2

Bocoran Gambar HTC One Mini 2 - Smartphone flagship dari HTC telah diperkenalkan beberapa waktu lalu dan seperti sebelumnya, banyak orang menduga bahwa perangkat versi "mini" dari smartphone tersebut juga akan diperkenalkan dalam waktu dekat. Dan nampaknya hal itu tidaklah salah karena kemarin akun twitter @evleaks telah membocorkan gambar dari HTC One mini 2 yang diklaim merupakan versi miniatur dari smartphone andalan HTC saat ini, One (M8).

HTC One mini 2
Dalam gambar tersebut nampak HTC One Mini 2 memiliki desain yang identik dengan saudaranya yang lebih besar yang memiliki body metal, namun tentu saja ia akan memiliki ukuran yang lebih kecil dan diduga akan memiliki jeroan yang juga diturunkan kemampuannya. Selain dari segi ukuran, perbedaan yang paling jelas terlihat adalah dari segi kamera yang terletak di bagian belakannya. HTC One M8 memiliki dua buah sensor kamera di bagian belakangnya, dan nampaknya fitur tersebut akan dihilangkan pada versi mini dari perangkat tersebut.

Tentu hal itu tidaklah mengherankan mengingat versi mini tersebut kemungkinan akan masuk ke jajaran perangkat kelas menengah.

Sumber @evleaks

Selasa, 29 April 2014

Acer Perkenalkan 2 Tablet Android Baru: Iconia One 7 & Tab 7

Acer Perkenalkan 2 Tablet Android Baru: Iconia One 7 & Tab 7 - Tablet berukuran 7 inch masih menjadi primadona bagi para vendor gadget. Hal ini terlihat dari masih banyaknya vendor yang mengeluarkan gadget di kelas tablet 7 inch. Sebut saja Acer yang kembali memperkenalkan keluarga baru dari lini produk Iconia yakni Iconia One 7 dan Iconia Tab 7. Kedua perangkat yang pada tanggal 29 April 2014 kemarin diperkenalkan di New York ini kabarnya akan dibanderol dengan harga yang terjangkau.

Kedua perangkat ini memiliki layar yang bisa dibilang sama persis yakni dengan bentang 7 inch IPS beresolusi 1280 x 800 pixel (HD). Perbedaan dari keduanya terletak pada fitur dan desain dari keduanya. Iconia One 7 memiliki berbagai pilihan warna yang mencolok, sedangkan Iconia Tab 7 tidak. Selain itu dukungan konektivitas juga menjadi faktor pembeda lain dari kedua perangkat ini.
Iconia One 7

Iconia Tab 7
Iconia One 7 dibekali dengan prosesor dual-core dari Intel Atom Z2560 dan berjalan dengan OS Android versi 4.2 Jelly Bean (dijanjikan akan dapat di upgrade ke Android 4.4 Kitkat). Sedangkan untuk Iconia Tab 7 dibekali dengan prosesor quad-core, OS Android 4.4 Kitkat serta dukungan konektivitas 3G plus fitur untuk melakukan panggilan telepon.

Kabarnya Iconia One 7 akan dilepas ke pasar Kanada & Amerika Serikat pada Mei nanti, sedangkan Iconia Tab 7 akan dirilis di Amerika Latin pada Juni 2014. Belum ada kabar kapan kedua perangkat ini akan masuk ke pasar Indonesia.

Sabtu, 26 April 2014

Samsung Mengakui Adanya Bug Soal Kamera Yang Error Pada Galaxy S5

Samsung Mengakui Adanya Bug Soal Kamera Yang Error Pada Galaxy S5 - Produk smartphone andalan dari Samsung yakni Galaxy S5 baru saja diluncurkan di beberapa negara. Perangkat ini mendapatkan sambutan baik dari para konsumen, namun belakangan terdapat beberapa laporan soal kamera yang tidak dapat berjalan dengan semestinya pada perangkat tersebut. Dan seiring berjalannya waktu ternyata laporan soal hal yang sama terus bermunculan. Hal ini tentunya bukanlah masalah yang sepele mengingat banyaknya "korban" dari bug pada kamera Samsung Galaxy S5 tersebut.

Awalnya bug itu hanya ditemukan pada varian untuk perangkat yang di bundling dengan Verizon, sebuah operator selular di Amerika Serikat. Namun lama kelamaan ternyata bug yang sama juga ditemui pada varian lain. Untungnya hal itu cepat ditanggapi oleh pihak Samsung. Seperti dikutip oleh The Verge, Samsung berbicara soal ini melalui juru bicaranya:

Kami telah mengetahui dan tengah meneliti tentang beberapa perangkat Galaxy S5 yang mengalami masalah dan menyebabkan munculnya pesan popup bertuliskan "Camera Failure".

Para pemilik Galaxy S5 yang mengalami masalah pada kamera tersebut diminta untuk mengembalikan perangkatnya di toko tempat mereka membelinya untuk penggantian hardware.

Sumber: The Verge

Minggu, 20 April 2014

Motorola Sedang Mempersiapkan Moto E?

Motorola Sedang Mempersiapkan Moto E? - Sejak memperkenalkan Moto X dan Moto G, produsen ponsel Motorola seakan mulai bangkit kembali dari keterpurukannya di ranah telepon genggam khususnya smartphone. Ya, sebelum kedua perangkat tersebut dipasarkan memang smartphone dari Motorola terbilang kurang populer karena kalah bersaing dengan berbagai vendor smartphone lain yang saat ini meramaikan industri gadget meskipun kualitas dari produk Motorola sendiri sebenarnya tidak kalah dari yang lain.

Motorola
Khusus untuk MotoG, perangkat ini telah membubuhkan prestasi tersendiri dimana ia merupakan produk smartphone terlaris sepanjang sejarah motorola. Padahal produk tersebut baru saja diperkenalkan pada November tahun lalu. Kesuksesan tersebut tidak lepas dari perpaduan antara performa yang mumpuni dengan harga yang sangat kompetitif sehingga tidak heran jika banyak konsumen yang memilih smartphone tersebut. Trend kesuksesan dari Moto G ini sepertinya ingin lebih dikembangkan lagi oleh Motorola yang kabarnya saat ini sedang mempersiapkan sebuah smartphone baru yang disebut-sebut sebagai Moto E.

Moto E sendiri konon akan dibanderol dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan Moto G yang saat ini berada di kisaran harga $230. Menurut bocoran dari Xataka Mexico, perangkat tersebut akan dibekali dengan prosesor dual-core 1.2 GHz, RAM 1 GB, 4 GB internal memory, layar 720p dengan lebar 4.2 inch, kamera 5 Megapixel serta baterai dengan kapasitas 1900 mAh. Perangkat ini juga dikabarkan akan memiliki ketebalan hanya 6.2 mm, jauh lebih tipis dari Moto G yang memiliki ketebalan 11.6 mm. Namun belum ada keterangan lebih lanjut soal harga yang akan dipatok untuk tiap unit dari Moto E serta belum ada bocoran tentang bentuk fisik dari perangkat ini.

Selasa, 15 April 2014

LG Isai Muncul Ke Publik, Kemungkinan Akan Mirip G3

LG Isai Muncul Ke Publik, Kemungkinan Akan Mirip G3 - Sejak kemunculannya, LG G2 telah memukau banyak orang khususnya para pecinta gadget dengan desain minim bezel yang dimilikinya. Ya, G2 adalah perangkat smartphone dengan bezel paling minim yang beredar saat ini dan tampaknya identitas dari desain tersebut akan diteruskan oleh LG untuk perangkat-perangkat smartphone andalan lainnya seperti desain dari LG Isai misalnya, yang baru-baru ini dibocorkan oleh Evleaks.
LG Isai FL Blue

Seperti yang bisa kita lihat, LG Isai FL (Nomor model LGL24) memiliki bezel yang bahkan lebih kecil dibandingkan dengan G2 dan tentu saja ini akan menjadi perangkat idaman bagi mereka yang membenci bezel berlebihan. Namun jangan senang dulu, karena perangkat ini dirancang khusus untuk salah satu operator selular di Jepang yakni "au" dari KDDI dan itu artinya perangkat smartphone ini hanya akan beredar di Jepang saja.
LG Isai FL White

Namun beberapa orang meyakini bahwa desain dari LG Isai FL ini tidak akan jauh berbeda dengan LG G3, penerus dari G2 yang hingga saat ini masih sangat sedikit informasi tentangnya. Pada gambar dibawah nampak perbandingan desain antara LG Isai versi tahun lalu dengan LG G2. Jika diperhatikan, desain dari kedua perangkat tersebut tidaklah jauh berbeda di bagian depan, meski di bagian belakang terdapat perbedaan seperti letak dari tombol-tombol fisiknya.
LG Isai dengan G2

Namun hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa desain LG G3 akan jauh berbeda dari Isai FL karena memang belum ada bocoran apapun tentang desainnya. Beberapa rumor yang baru diketahui dari G3 adalah layarnya yang beresolusi 2K serta prosesor yang digunakan adalan Qualcomm Snapdragon 801. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Sumber: Google+ via Phandroid

Senin, 14 April 2014

Besok Google Glass Akan Dapat Dibeli Oleh Siapa Saja

Besok Google Glass Akan Dapat Dibeli Oleh Siapa Saja - Tanggal 15 April 2014 pukul 9 EDT (Eastern Daylight Time, Waktu Amerika) akan menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta gadget di seluruh dunia. Kenapa? Karena pada waktu tersebut semua orang di seluruh dunia akan diperbolehkan untuk membeli sebuah perangkat kacamata pintar canggih yang dikembangkan oleh Google, yang tidak lain adalah Google glass.

Google Glass
Ya, perangkat ini sudah lama dinanti-nantikan oleh mereka yang haus teknologi karena sejak secara resmi diperkenalkan pada musim panas 2012 lalu, ia tak kunjung dijual secara bebas. Hanya beberapa orang saja yang dapat memiliki perangkat ini, seperti para developer misalnya. Dalam tahap pengembangannya, perangkat ini sering kali muncul ke publik dan cukup untuk membuat beberapa orang yang tidak memilikinya merasa iri. Dan bagi kamu yang ingin memiliki kacamata pintar ini setidaknya kamu harus menyiapkan dana sebesar $1500 dan kamu bisa mendapatkannya di situs ini. Penjualan Google glass untuk umum ini hanya berlaku satu hari saja sehingga kamu tidak boleh menunggu lama lagi jika ingin memilikinya.

Google glass adalah sebuah gadget berbentuk kacamata yang masuk dalam kategori wearable device. Perangkat yang dikembangkan oleh Google ini memiliki sebuah layar kecil yang terletak pada sisi mata sebelah kanan atas yang konon setara dengan layar berukuran 25 inch high definition jika dilihat dari jarak 8 kaki. Di sebelah layar tersebut terdapat sebuah kamera kecil dengan resolusi 5 megapixel. Ia juga memiliki sebuah earbud mono sebagai output suara. Perangkat yang berjalan dengan OS Android ini dapat terhubung dengan internet via WiFi.

Referensi artikel: Android Central via Android 558

Senin, 07 April 2014

Galaxy Gear Solo Sedang Dikerjakan Samsung? (Rumor)

Galaxy Gear Solo Sedang Dikerjakan Samsung? (Rumor) - Samsung dikabarkan tengah merancang sebuah varian baru dari lini wearable device yang dimilikinya (Galaxy Gear) yang konon akan dapat beroperasi secara mandiri tanpa harus di sinkronisasi dengan smartphone maupun tablet seperti yang bisa kita temui pada perangkat Galaxy Gear yang beredar saat ini. Mengacu pada Korean Intellectual Property Office (sebuah kantor paten di Korea), perusahaan raksasa elektronik tersebut dikabarkan telah menempatkan nama "Gear Solo" sebagai salah satu paten mereka. Dan kemungkinan nama tersebut adalah nama yang akan digunakan pada varian baru dari Galaxy Gear 2 ini.

Samsung Galaxy Gear
Kabarnya perangkat ini akan mampu menerima atau melakukan panggilan suara tanpa harus disinkronkan dengan perangkat lainnya karena ia akan dilengkapi dengan Universal Subscriber Identity Module atau USIM. Kemungkinan perangkat ini akan dirilis pertama kali hanya untuk pasar Korea saja, meski ada kemungkinan bahwa nantinya perangkat ini akan dijual dipasar yang lebih luas lagi.

Referensi artikel: Korea Herald

Kamis, 03 April 2014

Inikah Wujud Samsung Galaxy S5 Zoom?

Inikah Wujud Samsung Galaxy S5 Zoom? - Kabar soal akan hadirnya perangkat penerus dari Samsung Galaxy S4 Zoom semakin meyakinkan saja. Seperti telah diketahui sebelumnya bahwa telah muncul sebuah hasil benchmark yang "dicurigai" sebagai Samsung Galaxy S5 Zoom. Kini rumor tersebut semakin hangat setelah seseorang mengunggah sebuah foto yang disebut-sebut sebagai sebagai Galaxy "K Zoom" (sebagian orang meyakininya sebagai Galaxy S5 Zoom) melalui media simplesite.

Samsung Galaxy S5 Zoom
Pada media tersebut disebutkan bahwa perangkat ini akan memiliki desain yang lebih ringkas dan lebih "langsing" dibandingkan dengan Galaxy S4 Zoom, bobot yang dimilikinya pun lebih ringan. Dan berdasarkan gambar yang ada memang terlihat bahwa perangkat ini tidak se"bongsor" Galaxy S4 Zoom, dimana ia tidak memiliki semacam grip atau pegangan di bagian belakangnya sehingga nampak lebih ringkas.

Konon perangkat ini akan dibekali dengan kamera beresolusi 20 Megapixel, dengan kemampuan 10x Zoom serta telah dilengkapi dengan konektivitas NFC. Belum ada keterangan lebih lanjut soal detail dari perangkat ini. Namun jika memang rumor ini benar adanya, tentu saja kita akan segera mengetahuinya.

Sumber: KZoom

Senin, 24 Maret 2014

Wearable Boarding Pass Pertama Di Dunia Dari Sony & Vueling

"Wearable Boarding Pass" Pertama Di Dunia Dari Sony & Vueling - Belum banyak orang yang menggunakan Wearable Device seperti halnya SmartWatch, namun hal itu tidak menghentikan inovasi dari para pembuatnya. Baru-baru ini Sony sebagai salah satu pelopor wearable device untuk jenis jam tangan pintar telah meluncurkan sebuah aplikasi pertama di dunia yang memungkinkan penggunanya untuk membawa dan menampilkan boarding pass miliknya di pergelangan tangan melalui jam tangan pintar alias smartwatch.

Aplikasi yang dibangun bersama Vueling ini akan memungkinkan kita untuk menampilkan boarding pass dalam bentuk barcode 2D yang nantinya akan dapat di scan sehingga pengguna tidak perlu repot untuk mencetak tiket pesawatnya sebelum ke bandara. Aplikasi tersebut juga akan dapat menampilkan berbagai informasi tentang penerbangan.

Sony Smartwatch 2
Belum ada detail lebih lanjut soal aplikasi ini, namun yang pasti ini akan mempermudah pengguna khususnya bagi mereka yang harus bolak balik ke bandara untuk urusan mereka. Aplikasi ini akan hadir secara eksklusif untuk perangkat jam tangan pintar Sony SmartWatch. Bagi pemirsa yang belum paham soal wearable device, silahkan baca artikel tentang apa itu wearable device.

Sumber: Sony

Rabu, 19 Maret 2014

Oppo Find 7 Resmi Diperkenalkan, Mampu Mengambil Gambar Hingga 50 Megapixel!

Oppo Find 7 Resmi Diperkenalkan, Mampu Mengambil Gambar Hingga 50 Megapixel! - Sebuah "keajaiban" telah diciptakan oleh perusahaan elektronik asal China yakni Oppo yang tertuang pada smartphone andalan terbarunya yang diperkenalkan pada tanggal 19 Maret 2014 di Beijing, China. Betapa tidak, perangkat yang diberi nama Oppo Find 7 tersebut mampu mengambil gambar hingga 50 Megapixel dengan menggunakan kamera yang sejatinya hanya memiliki sensor 13 Megapixel!

Oppo Find 7
Keajaiban tersebut tentu saja hanyalah merupakan trik dari software. Meski demikian, yang mengejutkan adalah hasil dari jepretran tersebut ternyata bisa dibilang sangat baik. Hal ini dapat terjadi karena Oppo Find 7 telah dibekali Pure Image 2.0, sebuah image prosesor dari Oppo yang memungkinkan kamera yang digunakannya untuk mengambil gambar hingga 50 Megapixel "Super Zoom". Trik nya adalah: Kamera 13 Megapixel IMX214 CMOS f/2.0 dari Sony yang disematkan di bagian belakang Oppo Find 7 akan mengambil 10 gambar sekaligus dalam waktu yang sangat-sangat cepat, lalu software akan bekerja dan secara otomatis akan mengambil 4 gambar terbaik untuk dikombinasikan menjadi sebuah gambar dengan resolusi 50 Megapixel.

Berikut adalah beberapa sample foto dari Oppo Find 7 yang diambil oleh engadget:

Contoh kamera Oppo Find 7
Sample camera Oppo Find 7
Contoh crop kamera Oppo FInd 7
Kamera tersebut juga mampu merekam video 4K 30 fps, slow motion video hingga 100 fps, serta mengambil foto long exposure hingga 32 detik. Smartphone ini juga dibekali dengan kamera depan beresolusi 5 Megapixel dengan bukaan lensa f/2.0. Selain kemampuan kamera yang menakjubkan, smartphone dengan bentang layar 5.5 inch ini juga dibekali dengan layar super tajam quad HD display (2560 x 1440 pixel) dimana itu berarti Oppo Find 7 menjadi smartphone kedua yang menawarkan smartphone dengan layar quad HD setelah Vivo Xplay 3S.

Oppo menawarkan Find 7 dalam dua versi, dimana versi "asli" yang akan dibanderol dengan kisaran harga $599 dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 801 (Quad-core 2.5 GHz), RAM 3 GB, internal memory sebesar 32GB, baterai berkapasitas 3000 mAh, serta layar quad HD. Sedangkan untuk versi kedua yakni Find 7a (atau Find 7 Lite di China) yang dibanderol dengan harga lebih murah ($499) akan dibekali dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 800 (Quad-core 2.3 GHz), RAM 2 GB, internal memory 16 GB, layar 1080p, serta baterai berkapasitas 2800 mAh. Perbedaan yang paling mencolok antara Find 7 dan Find 7a adalah pada bagian casing belakannya, dimana Find 7 memiliki tekstur carbon fiber.

Selain hal-hal yang sudah disebutkan diatas, keduanya memiliki berbagai kesamaan yang diantaranya adalah slot microSD hingga 128 GB, micro SIM slot, jaringan yang mendukung 4G LTE (untuk pasar Indonesia hanya memiliki kemampuan 3G), "skyline" LED notification yang terletak di bagian bawah, MaxxAudio plus Dirac HD untuk kemampuan audio yang lebih baik, serta teknologi pengisian daya cepat "VOOC" dimana dengan teknologi ini baterai perangkat dapat terisi mulai dari 0 hingga 75 persen hanya dalam waktu 30 menit saja.

Perangkat ini akan berjalan dengan Color OS 1.2 dimana OS tersebut merupakan Custom ROM dari Oppo berdasarkan pada Android versi 4.3 Jelly Bean. Find 7 juga memiliki beberapa kemampuan yang dimiliki pendahulunya termasuk gesture shortcut (mengaktifkan beberapa fitur seperti kamera dengan membuat gesture tertentu pada layar bahkan saat layar sedang tidak menyala).

Referensi artikel dan sumber gambar: Engadget

Selasa, 18 Maret 2014

Moto 360, Smartwatch Dengan Android Wear Pertama Dari Motorola

Moto 360, Smartwatch Dengan Android Wear Pertama Dari Motorola - Beberapa saat setelah Google mengumumkan platform baru yang mendukung wearable device, Motorola secara resmi memperkenalkan sebuah smartwatch pertama yang menggunakan platform tersebut. Wearable device pertama dari Motorola yang dibangun dengan platform Android Wear tersebut diberi nama Moto 360. Seperti yang sudah pernah disinggung sebelumnya pada ajang Mobile World Congress (MWC), fokus utama mereka adalah soal desain, material dan pengalaman penggunaan layaknya sebuah "perhiasan" jam tangan dan lebih dari sekedar perangkat pintar.

Moto 360 Smartwatch
Desain elegan yang memiliki bentuk melingkar layaknya sebuah jam tangan "sungguhan" membuatnya nampak sangat cantik dan berbeda dengan beberapa perangkat smartwatch lain yang memiliki desain kotak atau bersudut seperti misalnya Qualcomm Toq, Sony Smartwatch, atau Samsung Galaxy Gear. Motorola menggunakan metal dan (atau) kulit kualitas tinggi untuk membangun Moto 360.

Dan karena mereka menggunakan Android Wear, tentu saja mereka juga akan memiliki berbagai fitur unggulan yang sudah dikemukakan oleh Google. Belum ada keterangan lain soal produk baru ini. Namun berdasarkan gambar promosi yang ditampilkan pada website resmi mereka, nampaknya perangkat ini akan secara resmi diluncurkan pada musim panas 2014.

Referensi artikel dan sumber gambar: Motorola Blog, Moto 360

G Watch, Smartwatch Pertama Dari LG Resmi Diperkenalkan

G Watch, Smartwatch Pertama Dari LG Resmi Diperkenalkan - Selain berita besar dari Google yang secara resmi telah memperkenalkan sebuah platform yang mendukung wearable device yaitu Android Wear, tidak lama setelahnya LG secara resmi memperkenalkan sebuah perangkat smartwatch pertamanya yaitu LG G Watch. Perangkat ini adalah salah satu perangkat pertama yang menggunakan platform Android Wear, dimana ia memiliki fitur-fitur yang sudah dikemukakan Google pada platform Android Wear miliknya.

Smartwatch LG G Watch
Kabarnya, ia akan diluncurkan pada quarter depan meski belum ada kepastian tentang kapan tepatnya momen tersebut akan terjadi. LG mengatakan bahwa perangkat ini akan kompatibel dengan sebagian besar smartphone dengan OS Android. Belum ada keterangan resmi soal harga yang akan dibanderol LG untuk G Watch ini.

Referensi artikel dan sumber gambar: LG Blog

Android Wear Resmi Diumumkan Oleh Google

Android Wear Resmi Diumumkan Oleh Google - "Wearable Device" sepertinya akan menjadi lebih populer dari sebelumnya setelah Google yang secara tidak langsung telah menyatakan mendukung dan telah membawa Android ke dalam "Wearable Technology" dengan memperkenalkan "Android Wear" yang baru-baru ini secara resmi diumumkan. Artinya, mereka telah mendukung perkembangan perangkat atau gadget yang bisa digunakan (seperti misalnya smartwatch) agar dapat berfungsi lebih baik lagi.

Android Wear di desain untuk fokus dalam memberikan berbagai informasi secara berkala, social update, chat update, dan berbagai pemberitahuan secara instan. Perintah suara "OK Google" juga disematkan pada Android Wear, dimana dengan perintah dengan kata kunci tersebut akan membuat perangkat atau gadget yang menggunakan Android Wear akan mengaktifkan input perintah suara yang bisa digunakan untuk langsung memerintahkan perangkat untuk membuat pesan, mensetting alarm, atau memberikan jawaban atas berbagai pertanyaan penggunanya.

Perangkat dengan Android Wear juga akan terhubung dengan smartphone, dimana kita juga bisa mengaktifkan perintah suara ini untuk mengontrol smartphone kita seperti misalnya untuk memutar video. Ini membuatnya lebih nampak seperti "Google Now" yang disematkan dalam smartwatch. Selain berbagai hal diatas, Android Wear juga dapat berguna untuk keperluan fitness. Ia dapat melacak dan memberitahukan seberapa banyak kalori yang telah dibakar selama penggunanya berolahraga, ataupun mengetahui seberapa jauh penggunanya melakukan perjalanan entah dengan berjalan kaki, berlari ataupun bersepeda.

Meski Google tidak (atau belum) mengumumkan perangkat smartwatch nya sendiri (seperti layaknya perangkat Nexus pada smartphone atau tablet nya), namun kabarnya mereka sedang mengerjakan OEM bersama dengan beberapa vendor termasuk ASUS, LG, HTC, Motorola dan Samsung untuk membuat perangkatnya, ditambah dengan beberapa pembuat chip seperti Broadcom, Imagination, Intel, Mediatek dan Qualcomm. Yang menarik adalah kabar yang datang dari brand yang fokus pada dunia fashion yaitu Fossil Group yang konon akan meluncurkan perangkat smartwatch yang didukung dengan Android Wear pada tahun ini.

Referensi artikel: Android Central

Sabtu, 15 Maret 2014

Bocoran Benchmark Samsung Galaxy S5 Zoom

Bocoran Benchmark Samsung Galaxy S5 Zoom - Pada tahun 2013 lalu Samsung membuat sebuah perangkat smartphone yang mengedepankan fungsi kamera yakni Galaxy S4 Zoom. Perangkat yang memiliki body bongsor dan tebal ini memiliki sebuah lensa besar layaknya sebuah kamera digital / camera pocket yang memiliki kemampuan untuk melakukan zoom hingga 10x. Namun sayangnya spesifikasi yang diusung perangkat tersebut tidaklah sepadan dengan perangkat Galaxy S4 versi "original" sehingga beberapa orang beranggapan bahwa perangkat ini tidak pantas menyandang nama besar Galaxy S4. Meski demikian perangkat ini tetap mendapat apresiasi yang cukup baik di masyarakat.

Maka tidak mengherankan jika Samsung akan kembali membuat perangkat serupa sebagai penerus dari Galaxy S4 Zoom mengingat perusahaan raksasa elektronik asal Korea Selatan ini juga telah meluncurkan versi penerus dari Galaxy S4 (yaitu Samsung Galaxy S5). Mengacu pada hasil benchmark yang muncul pada GFXBench, nampaknya perkiraan tersebut sudah mendekati kebenaran.
Bocoran spesifikasi samsung galaxy s5 zoom

Berdasarkan data hasil benchmark tersebut, diketahui bahwa perangkat yang kemungkinan adalah Samsung Galaxy S5 Zoom ini akan memiliki layar sebesar 4.8 inch 720p (1280 x 720 pixel) dengan prosesor Exynos "Hexa-Core" ditambah GPU Mali-T624 serta RAM 2GB dan berjalan dengan sistem operasi Android versi 4.4.2 Kitkat. Diketahui juga bahwa terdapat peningkatan pada kamera, dimana perangkat ini memiliki resolusi kamera utama sebesar 19 megapixel (lebih besar dibanding S4 Zoom yang "hanya" memiliki kamera 16 megapixel) dan kamera sekunder sebesar 2 megapixel.

Belum ada kejelasan mengenai desain dari perangkat ini, namun kemungkinan besar desainnya tidak akan jauh berbeda dengan perangkat versi sebelumnya yang memiliki bentuk seperti camera pocket. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.