Comments

Tampilkan postingan dengan label Tips N Trick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips N Trick. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Mei 2014

Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy

Bicara soal tombol fisik di smartphone, cukup banyak ponsel yang hanya memiliki tombol fisik dengan fungsi power dan mengatur volume saja. Selebihnya, akses ke menu atau pengaturan harus bergantung pada tombol touch-sensitive di layar sentuh. Meskipun smartphone modern telah dilengkapi perintah gestur untuk mengendalikan smartphone, fakta menunjukkan masih banyak pengguna smartphone yang masih lebih menyukai tombol fisik. Untuk itu, muncul aksesoris gadget inovatif yang bernama Pressy.
pressy 1 Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy news mobile gadget aksesoris gadget Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy
Pressy adalah tombol tambahan yang khusus dirancang untuk melengkapi smartphone. Cukup masukkan Pressy ke lubang headphone jack dan pasang aplikasi Pressy di smartphone, maka Anda akan mendapatkan satu ekstra tombol tambahan serba bisa.
Tombol tambahan Pressy ini bisa dikonfigurasikan untuk mengambil foto atau merekam video, merekam suara, mengatur setting smartphone, menyalakan lampu LED Flash sebagai senter, akses ke jejaring sosial, merekam panggilan telepon, mengirim lokasi Anda, serta mengaktifkan dan mematikan koneksi WiFi.
pressy 2 Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy news mobile gadget aksesoris gadget Menambah Tombol Fisik di Smartphone Android dengan Pressy
Fungsi tombol Pressy ini bisa disesuaikan lewat bantuan aplikasi miliknya. Misalnya, dua kali tekan tombol untuk mengambil foto atau tahan tombol agak lama untuk masuk ke menu pengaturan dan sebagainya.
Yang menarik, jika menggunakan headphone, Anda bisa menyimpan tombol Pressy di gantungan kunci yang telah disediakan dan Anda tetap bisa mengendalikan smartphone lewat tombol yang ada di jack headphone lewat bantuan aplikasi Pressy. Selain itu, Pressy juga menyediakan API miliknya secara cuma-cuma agar para pengembang bisa mengembangkan aplikasi khusus untuk Pressy.
Pressy dibanderol dengan harga US$27 atau sekitar 300 ribu rupiah dan hanya kompatibel untuk smartphone Android. Dengan ekstra tambahan US$5 untuk ongkos kirim ke Indonesia, Pressy sudah bisa Anda miliki. Jika berminat, silakan pesan di laman Pressy berikut ini.

Minggu, 06 April 2014

Cara Mengatasi Error Saat Install Driver Laptop ASUS

Cara Mengatasi Error Saat Install Driver Laptop ASUS - Beberapa hari lalu mimin pergi bersama seorang teman untuk membeli sebuah notebook atau laptop bekas untuk adik. Mimin memutuskan untuk memilih merk ASUS dengan tipe X44H. Namun ketika mimin melakukan pengecekan, ternyata laptop tersebut terinfeksi virus sehingga mimin dan sang penjual sepakat untuk melakukan install ulang OS (Windows 7) pada laptop tersebut.

Notebook ASUS
Singkat cerita kami sudah melakukan deal dan transaksi pun terjadi dan mimin membawa pulang laptop tersebut. Sesampainya di rumah, mimin memutuskan untuk melakukan instalasi driver-driver yang dibutuhkan untuk laptop tersebut agar dapat bekerja dengan optimal. Namun karena pada saat pembelian tidak disertakan CD driver dari laptop yang bersangkutan, maka mimin memutuskan untuk mendownload sendiri drivernya di website resmi ASUS. Namun apa yang terjadi?

Saat menginstall driver yang sudah di download ternyata terjadi error yang bertuliskan "Sorry, this program only supports ASUS Notebook", padahal sudah jelas bahwa laptop tersebut bermerk ASUS. Mimin mencoba menginstall beberapa driver lain dan ternyata problem itu masih tetap terjadi. Mimin pun memutuskan untuk mencari solusi melalui internet dan syukurlah mimin sudah menemukan solusinya! :D

Nah pada posting kali ini mimin akan membagikan solusi untuk mengatasi error pada saat menginstal driver pada laptop ASUS. Ini dia langkah mudahnya:

1. Ternyata sebelum kita bisa menginstall driver-driver yang tersedia untuk notebook atau netbook ASUS, kita harus menginstall ATK Package untuk laptop tersebut. Nah untuk mendownload ATK Package kita bisa mendapatkannya di website resmi ASUS -> Klik disini


2. Setelah masuk ke web tersebut, kita harus mencari tipe laptop yang dimiliki agar ASUS dapat menyajikan driver-driver apa saja yang tersedia untuk laptop tersebut. Masukkan tipe laptop yang kamu miliki lalu klik search. Atau jika kamu tidak tau pasti tipe atau model laptop yang kamu gunakan, untuk amannya kamu masukkan saja nomor serial (15 digit angka dan huruf) pada kolom yang terlihat seperti pada gambar dibawah ini.
Mencari tau tipe model laptop ASUS

Note:
  1. Untuk mengetahui nomor serial laptop ASUS mu, silahkan lihat di bagian bawah laptopmu. Nomor serial biasanya berisi 15 digit angka dan huruf.
  2. Huruf "EX" pada gambar diatas berarti "Contoh", jadi tidak perlu memasukkan huruf tersebut.
  3. Karena angka dan hurufnya terlalu kecil, maka terkadang kita sulit untuk membedakan angka 8 dan huruf B atau yang lainnya. Jika website tidak bisa mengenali nomor serial yang kamu masukkan, cobalah untuk merubah angka atau huruf yang kurang jelas tersebut. Misalnya "8" menjadi "B" atau sebaliknya.

3. Jika sudah memasukkan nomor serial dengan benar, maka akan muncul model atau tipe laptop yang kamu gunakan seperti pada gambar dibawah ini.
Mencari driver untuk laptop ASUS

4. Lalu pada tab download yang ada di bawahnya, pilihlah OS atau sistem operasi yang digunakan pada laptop tersebut.
Download driver laptop ASUS

5. Setelah itu akan muncul daftar driver yang tersedia untuk laptop mu. Sekarang buka bagian "Utilities", lalu pilih dan download file ATK Package. Biasanya file tersebut bernama "ATKACPI driver and hotkey-related utilities" seperti pada gambar dibawah ini.
Download ATK Package untuk laptop ASUS

6. Setelah selesai mendownload, silahkan install driver tersebut lalu restart laptop mu. Dan silahkan coba untuk kembali menginstall driver yang tadinya mengalami error saat instalasi.


Nah itulah beberapa langkah untuk mengatasi error saat install driver laptop ASUS. Sangat mudah bukan? Namun jika solusi ini tidak bisa membantu mengatasi masalahmu, silahkan tanyakan kepada yang lebih ahli di bidang komputer. Semoga bermanfaat :D

Rabu, 12 Maret 2014

Tips Memilih HP Bekas Berkualitas

Tips Memilih HP Bekas Berkualitas - Yaah, namanya hidup selalu dihadapkan kepada berbagai pilihan, dan sudah menjadi kewajiban kita untuk mengambil keputusan untuk mengambil pilihan yang mana. Hemm, lalu apa hubungannya dengan HP bekas? Ya jelas ada donk! Memilih untuk membeli hp bekas tentu juga merupakan sebuah keputusan di tengah banyaknya pilihan hp baru yang beredar dipasaran. Faktor harga, ketersediaan dan berbagai pertimbangan lain juga menjadi faktor penentu kenapa orang lebih memilih untuk membeli hp bekas daripada hp baru. Berdasarkan keterangan dari beberapa teman yang mimin tanyai, mereka lebih memilih untuk membeli handphone second karena memang keadaan fisiknya masih bagus dan tidak jauh beda dengan barang yang masih baru, ditambah dengan selisih harga yang bisa dibilang lumayan membuat pilihan ini dirasa lebih menguntungkan.

Handphone berkualitas
Tapi tetap saja ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membelinya atau tidak, seperti yang dilakukan oleh konsumen cerdas lainnya. Barang baru saja terkadang tidak selalu sempurna bukan? Maka jargon "teliti sebelum membeli" sepertinya memang harus benar - benar diterapkan oleh para konsumen khususnya jika ingin membeli perangkat second. Namun tidak sedikit konsumen yang tidak tau hal apa saja yang harus diperhatikan khususnya saat membeli handphone second. Apalagi sekarang ini sedang nge-trend dan banyak sekali beredar perangkat atau gadget canggih yang membuat konsumen semakin bingung. Nah untuk itu pada posting kali ini mimin akan memberikan beberapa tips tentang apa - apa saja yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli gadget "baru tapi bekas". Yuk kita langsung ke TKP :D
  • Kondisi fisik
Secara tidak langsung, kondisi fisik dari suatu perangkat menggambarkan perlakuan dan perawatan yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya. Perhatikan bagian casing, apakah terdapat dent atau bagian yang cacat seperti bekas jatuh. Jika terdapat dent atau goresan - goresan, bisa diindikasikan bahwa perangkat tersebut pernah jatuh dengan keadaan yang agak parah dan perlu diteliti lebih detail lagi mengingat hal itu (perangkat yang jatuh) dapat menyebabkan kerusakan pada komponen penting perangkat. Perhatikan juga tampilan layarnya apakah terdapat death pixel atau tidak. Biasanya death pixel terdapat di pinggiran layar yang ciri - cirinya adalah warna akan nampak lebih pucat dibagian itu, atau terdapat warna atau bercak kemerahan. CMIIW.
  • Cek fisik Part II : Periksa keyboard / layar sentuh dan tombol lainnya
Disini mimin akan membagi tips nya menjadi dua bagian, yakni untuk perangkat dengan keyboard fisik dan perangkat dengan layar sentuh :
  1. Jika perangkat memiliki keyboard fisik, periksalah apakah semua tombolnya berfungsi dengan baik. Hal ini sangat penting khususnya bagi handphone yang isinya tombol semua memiliki banyak tombol fisik (QWERTY) demi menjaga kenyamanan saat menggunakannya nanti.
  2. Jika perangkat tidak memiliki keyboard fisik alias handphone / smartphone dengan layar sentuh, hal yang harus diperiksa adalah sensor dari layar tersebut, apakah bekerja dengan baik atau tidak. Karena perangkat yang isinya cuma layar thok menggunakan navigasi layar sentuh sangat rentan terhadap kerusakan pada bagian layar khususnya jika perangkat pernah terjatuh. Sentuh dan navigasi seluruh bagian layar mulai dari ujung atas hingga ujung bawah dan pastikan semua bagian layarnya dapat merespon dengan baik.
Selain hal diatas, biasanya dalam sebuah handphone terdapat beberapa tombol lain seperti tombol power, volume, kamera dll. Pastikan juga semua tombol tersebut berfungsi dengan semestinya.
  • Periksa keaslian perangkat
Kondisi fisik yang baik memang penting, tapi keaslian perangkat lebih penting! Jangan mudah tergiur dengan harga murah karena bisa jadi itu adalah barang BM atau bahkan barang palsu! Cara yang paling mudah adalah dengan cara mengecek IMEI dari perangkat tersebut. Perangkat resmi (bukan BM) dan asli akan mengeluarkan informasi tentang kode IMEI jika kita menekan tombol #*06# pada menu telepon. Namun jika kamu belum yakin, lakukan beberapa pengujian lain seperti yang sudah mimin posting pada halaman cara cek handphone asli atau palsu.
  • Periksa kinerja perangkat
Jangan melihat sesuatu dari bentuk fisiknya saja, sepertinya ungkapan pepatah itu sangat tepat untuk diterapkan dalam hal bertransaksi. Bentuk fisik "mulus" belum tentu kinerjanya juga bagus karena sering kali kerusakan tertentu tidak bisa terlihat dari bentuk fisik luarnya saja bukan? Maka memeriksa apakah perangkat dapat bekerja dengan semestinya juga menjadi faktor penting sebelum memutuskan untuk membelinya.
  • Periksa fitur perangkat
Fitur - fitur seperti kamera, speaker dan lainnya juga menjadi hal yang wajib diperhatikan. Jangan sampai fitur tersebut malah tidak bisa digunakan dengan baik sehingga akan mengurangi kenyamanan dan fungsionalitas #halah dari perangkat yang akan kita beli. Yup, ini berkaca dari kesalahan saudara kandung (kakak) mimin yang menyesal setelah membeli handphone bekas karena ternyata speaker pada perangkat tersebut sudah rusak meski keadaan fisiknya masih sangat baik.
  • Kelengkapan perangkat
Kelengkapan seperti kotak atau dus, kabel USB, memory card, earphone original dan lain lain menjadi nilai tambah pada gadget bekas. Jika perangkat yang kamu beli dilengkapi dengan dus, maka carilah kode IMEI pada dus tersebut dan cocokkan dengan kode IMEI perangkatmu (seperti yang sudah dijelaskan diatas). Jika ternyata cocok, (hampir) bisa dipastikan bahwa perangkat tersebut adalah barang tersebut bukanlah barang curian.
  • Harga
Yang terakhir adalah soal harga. Pastikan harganya sesuai dengan kisaran harga dipasaran. Biasanya jika semua hal diatas sudah terpenuhi, maka harga dari perangkatnya pun bisa dibanderol cukup tinggi (untuk kisaran harga bekas pada tipe perangkat yang sama) karena memang kualitasnya masih baik.

Nah itulah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli handphone bekas versi on the spot Dunia gadget 558. Semoga bermanfaat :D

BACA JUGA :

Cara Cek Handphone Asli Atau Palsu Lewat IMEI

Cara Cek Handphone Asli Atau Palsu Lewat IMEI - Handphone adalah sebuah perangkat komunikasi portable yang saat ini sudah menjadi kebutuhan pokok bagi tiap orang. Sejak dirilisnya beberapa sistem operasi mobile yang bisa digunakan pada perangkat portable termasuk handphone, fungsi dari handphone yang tadinya hanya sebagai alat komunikasi via telepon dan SMS ini perlahan mulai bergeser dan kini menjadi lebih canggih dengan berbagai fitur multimedia yang kita sebut dengan smartphone (BACA : Apa itu Smartphone?).
Smartphone Android, Sony Xperia Z

Android dan iOS (iPhone) adalah pelopor dari pesatnya perkembangan smartphone hingga saat ini. Kedua sistem operasi tersebut juga menjadi yang terpopuler di dunia karena memang fitur - fitur yang ditawarkan sangat beragam dan canggih. Peredarannya di pasaran pun sangat banyak, sehingga konsumen dapat dengan mudah menemukan perangkat - perangkat tersebut di counter - counter terdekat. Namun disinilah anda harus waspada, karena tidak semua perangkat yang dijual atau beredar di pasaran adalah barang asli atau legal. Khususnya untuk perangkat yang memiliki banderol harga resmi yang tinggi, perangkat seperti ini sangat rawan untuk dipalsukan karena popularitasnya yang membuatnya "lebih mudah untuk dijual".

Nah untuk menghindari barang (smartphone) palsu tersebut, pada posting kali ini Dunia Gadget 558 akan memberikan sebuah tips singkat agar anda dapat lebih memastikan apakah produk yang anda beli adalah asli atau palsu dengan mengecek kode IMEI.

Apa itu kode IMEI? Pada smartphone (Android, BlackBerry, iPhone dll) dan handphone pada umumnya, kode ini merupakan "identitas" dari masing - masing perangkat mobile. Kode - kode tersebut berisi tentang informasi dari kode negara, kode assembling, kode manufaktur, serta serial number.

Kode IMEI dapat berfungsi untuk mengetahui apakah handphone / smartphone yang anda beli adalah asli atau palsu (KW / Aspal / Supercopy). Dan untuk mengecek keaslian perangkat dengan memanfaatkan kode IMEI ini bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini :

Pada perangkat ponsel, umumnya kita hanya perlu menekan kode *#06# pada menu telepon (tidak perlu menekan tombol yes / OK / Call). Setelah menekan tombol tersebut, secara otomatis perangkat tersebut akan menampilkan 15 digit kode pada layar perangkat yang merupakan kode IMEI dari perangkat yang bersangkutan. Jika setelah anda menekan kode tersebut dan perangkat tidak merespon apapun, maka sudah bisa dipastikan bahwa perangkat tersebut adalah PALSU / ILEGAL. Jika sudah muncul, silahkan catat kodenya.

Cocokkan kode tersebut dengan kotak / dus dari perangkat tersebut. Jika ternyata tidak cocok, ada kemungkinan bahwa ponsel yang anda beli adalah hasil rekondisi, yakni handphone bekas yang diperbaharui beberapa komponennya lalu dijual kembali dalam keadaan (dan harga) "BARU". Jika ternyata cocok, anda bisa melakukan satu langkah lagi, yakni dengan mencocokkan kode tersebut dengan kode yang terdapat di bagian belakang ponsel (biasanya ada di bawah baterai, perhatikan gambar dibawah).
Kode IMEI pada handphone
Sumber gambar : Wikihow

Pada perangkat Android :

Bagi pengguna perangkat Android, anda juga bisa mengecek kode ini dengan cara masuk ke menu setting -> scroll ke bagian paling bawah menu, pilih About Phone -> Lalu pilih status. Maka akan muncul beberapa keterangan tentang perangkat anda termasuk IMEI (atau IMSI).
Kode IMEI pada Android

TAMBAHAN : 

Saya sarankan untuk tidak terlalu percaya pada kabar yang menyatakan bahwa :
"Jika kode IMEI perangkat adalah *sekian - sekian* berarti perangkat anda dibuat di *negara tertentu* dengan kualitas *Baik / buruk / sedang / lainnya*"
Karena tiap perusahaan perangkat memiliki standar kualitasnya sendiri yang diterapkan pada perusahaan tempat dirakitnya perangkat mereka (sebagian besar perusahaan produsen elektronik mempercayakan perakitan produknya di negri China). Jadi soal kualitas baik atau buruk adalah tergantung dari standar yang ditetapkan oleh produsen itu sendiri.

Itulah tips untuk mengecek keaslian handphone lewat IMEI. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa membuat anda lebih teliti sebelum membeli :D

Minggu, 02 Maret 2014

Cara Membuat Tulisan Status BBM Menjadi Warna-Warni

Cara Membuat Tulisan Status BBM Menjadi Warna-Warni - Siapa yang tidak tau BlackBerry Messenger? Yup, kepopuleran dari aplikasi chatting ini sudah sangat melegenda di kalangan pengguna smartphone. Bahkan sejak BlackBerry memutuskan untuk mendukung penggunaan aplikasi ini pada dua platform mobile OS lain (Android dan iOS), aplikasi yang selama ini menjadi andalan bagi perangkat BB ini menjadi semakin populer.

Nah jika kamu adalah salah satu pengguna aplikasi chatting yang satu ini, pasti kamu sudah mengetahui berbagai fitur yang ada di dalamnya seperti kebebasan kita untuk mengganti DP (Display Picture) ataupun membuat update status tertentu. Tapi taukah kamu bahwa kita juga bisa merubah tampilan atau warna dari status yang kita buat? Ya, ternyata memang kita dapat merubah tampilan font pada status di BBM menjadi tebal (bold) atau berwarna-warni. Penasaran? Oke, berikut akan mimin jabarkan beberapa cara yang bisa digunakan:
  • Untuk membuat huruf menjadi tebal, ketik: <b>Status yang ingin dibuat</b>
  • Untuk membuat tulisan menjadi miring, ketik: <i>Status yang ingin dibuat</i>
  • Untuk membuat tulisan memiliki garis bawah, ketik: <u>Status yang ingin dibuat</u>
  • Untuk membuat tulisan di BBM menjadi berwarna, ketik: <font color="green">Status yang ingin dibuat</font>
Mengganti warna tulisan di status BBM
Nah sekarang silahkan lihat status berwarna mu pada recent update pada profil BBM mu. Kamu juga bisa mengganti dengan warna lain sesukamu dengan cara mengganti kata "green" diatas menjadi warna lain seperti red (merah), yellow (kuning), blue (biru), purple (ungu), gray (abu-abu), atau yang lainnya. Atau kamu juga bisa mengganti tulisanmu menjadi cetak tebal plus berwarna dengan cara berikut:

Ketik: <font color="red"><b>Status yang ingin dibuat</b></font>

Silahkan ganti pilihan warna menjadi warna yang kamu inginkan dan lihat perbedaannya. Nah sangat mudah bukan untuk mengganti tampilan warna huruf pada status BBM? Tapi perlu diingat bahwa cara ini hanya bisa digunakan oleh pengguna Android, jadi temanmu yang menggunakan perangkat BB tidak akan bisa melihat perubahan warnanya. Silahkan jelajahi blog ini untuk mendapatkan berbagai tips menarik lainnya. Semoga bermanfaat :D

Rabu, 27 November 2013

Cara Mengatasi Insufficient Storage Available Di Google PlayStore

Cara Mengatasi Insufficient Storage Available Di Google PlayStore - Beberapa hari lalu saat mimin sedang iseng mampir ke Google Play, mimin menemukan cukup banyak aplikasi yang meminta untuk di update pada perangkat yang mimin gunakan. Lalu mimin memutuskan untuk mengupdate beberapa dari mereka. Saat update aplikasi pertama, kedua dan ketiga tidak ada masalah ditemui. Namun ketika mimin mengupdate aplikasi Google Drive, masalah pun muncul. Ketika sudah selesai mengunduh, terdapat keterangan kesalahan yakni "Insufficient Storage Available" sehingga update tak dapat diinstal. Padahal, kapasitas penyimpanan baik internal maupun eksternal pada perangkat mimin masih terbilang banyak ruang kosong yang tersedia. Mimin juga menggunakan aplikasi Link2SD pada perangkat mimin untuk memindahkan data apps ke sd card sehingga agaknya hampir mustahil jika memory internal tidak cukup untuk menyimpan aplikasi yang ukurannya hanya sekian MB (lupa :p) sedangkan memory internal masih tersedia 100MB lebih.


Insufficient Storage Available pada Android
Mimin juga telah mencoba mengunduhnya sekitar 3 kali namun tetap saja muncul keterangan error yang sama. Lalu mimin mencoba untuk googling dan menemukan beberapa artikel yang konon dapat mengatasi masalah ini. Beberapa diantara artikel menyarankan untuk menginstall satu aplikasi yang meminta akses root, namun mimin langsung menutup artikel itu karena mimin tidak ingin sembarangan menginstall apps yang meminta akses root demi keamanan perangkat. Dan akhirnya mimin pun menemukan sebuah metode yang bisa dibilang cukup panjang, namun relatif aman karena kita tidak harus menginstall aplikasi apapun lagi pada perangkat kita. Dan pada posting kali ini mimin akan membagikan tutorialnya kepada pemirsa sekalian khususnya bagi yang mengalami masalah serupa.

BACA JUGA : Apa itu root pada Android?

Cara ini dapat diterapkan tanpa harus melakukan rooting terlebih dahulu, sehingga bagi kamu yang belum melakukan root pada perangkatmu juga dapat menjalankan metode ini. Namun sebelumnya, kamu harus menyiapkan beberapa alat dan bahan sebelum kamu dapat melakukan langkah - langkahnya. Berikut diantaranya :
  • PC / Laptop serta kabel USB untuk menghubungkan perangkat ke PC
  • Koneksi internet dan kuota yang cukup untuk mengunduh dan install Android SDK pada PC di situs Android
Jika semua bahan sudah disiapkan, silahkan mulai langkah - langkahnya :

1. Buka folder tempat kamu menyimpan Android SDK di PC mu, jalankan SDK Manager, lalu install Android SDK Platform-tools (centang dan install hingga terdapat keterangan Installed)
Android SDK

2. Ambil perangkat smartphone atau tabletmu, aktifkan opsi USB debugging. Caranya masuk ke menu setting -> Developer options -> centang USB debugging. Jika kamu menggunakan Android versi 4.2 keatas, silahkan masuk ke setting -> About phone / about tablet, lalu sentuh menu Build Number beberapa kali (biasanya 7 kali) barulah kamu bisa mengaktifkan pilihan USB debugging dengan cara diatas.
Mengaktifkan USB Debugging pada Android

3. Sambungkan perangkatmu ke PC dengan menggunakan kabel USB

4. Pada PC mu, klik Start menu (di pojok kiri bawah) -> All Programs -> Accessories -> Cari menu Command Prompt, klik kanan lalu pilih Run as administrator.
Menjalankan Command Prompt

5. Akan muncul menu Command Prompt. Perhatikan hal berikut! Jika kamu menyimpan Android SDK pada drive C: di PC mu, maka silahkan lanjut ke langkah nomor 6. Jika kamu menyimpannya selain di drive C: (misal drive D: , E: atau yang lain), silahkan ketikkan nama drive tempat kamu menyimpannya agar Command Prompt dapat menerima perintah selanjutnya dengan baik. Pada contoh ini, mimin menyimpannya pada drive D: , maka terlebih dahulu mimin harus mengetikkan "D:" lalu tekan enter seperti pada gambar dibawah ini.
Berpindah direktori drive Command Prompt

6. Pada Command Prompt, masuklah ke direktori penyimpanan Android Platform Tools. Caranya dengan mengetikkan perintah ini :

cd (spasi) [lokasi tempat penyimpanan android platform tools]. Akhiri dengan tanda "\"
(jangan sampai terbalik ya garis miringnya)

Untuk menemukan perintah lokasi penyimpanan android platform tools, masuklah ke folder dimana kamu menyimpan Android SDK di PC mu. Singkatnya, perhatikan gambar dibawah ini. Jika sudah memasukkan perintah, tekan enter
Mengatasi Insufficient Storage Available pada Android

7. Jika langkah diatas sudah dilakukan, silahkan cek konektivitas antara perangkatmu (smartphone /  tablet) dengan PC. Caranya dengan mengetikkan perintah "adb devices" lalu tekan enter pada Command Prompt dan nanti akan muncul daftar perangkat yang terkoneksi dengan PC mu.

8. Pada Command Prompt, ketikkan perintah "adb shell pm set-install-location 2". Perintah ini adalah untuk mengubah tempat penyimpanan aplikasi ke media eksternal (SD card). Untuk mengecek apakah perintahmu berhasil dimasukkan atau tidak, silahkan ketikkan perintah "adb shell pm get-install-location". Perhatikan gambar dibawah ini (tulisan yang digaris bawahi). Jika muncul keterangan "2 [exsternal]" maka perintahmu berhasil dimasukkan dan silahkan lanjut ke langkah nomor 9.
Cara mengatasi Insufficient Storage Available pada Google PlayStore

Jika Command Prompt tidak menunjukkan keterangan "2 [Eksternal]", silahkan ulangi perintah "adb shell pm set-install-location 2", kemudian cek kembali dengan perintah yang sudah disebut diatas.

9. Jika sudah, maka kamu sudah selesai dengan semua langkahnya. Silahkan nonaktifkan opsi USB Debugging pada perangkatmu, tutup Command Prompt dan cabut perangkat dari PC mu. Sangat dianjurkan untuk merestart (mematikan dan nyalakan kembali) perangkatmu sebelum mencoba menginstall / update aplikasi dari Google PlayStore. Mimin sudah mencobanya, dan hasilnya :
Memperbaiki Insufficient Storage Available pada Android

Nah itulah cara untuk mengatasi masalah error Insufficient Storage Available di Google PlayStore tanpa root. Jika kamu mengalami masalah lain pada Google Play, mungkin beberapa artikel dibawah ini bisa bermanfaat untukmu :
Atau kamu bisa menemukan beberapa tips lain pada kumpulan artikel Tips dasar Android. Semoga bermanfaat :D

Selasa, 19 November 2013

Cara Melacak Android Yang Hilang Menggunakan Android Device Manager

Cara Melacak Android Yang Hilang Menggunakan Android Device Manager - Tidak jarang kita mendapati berita kasus kehilangan ponsel disekitar kita. Entah karena dicuri, kecopetan, atau mungkin faktor "L" (lupa). Ya, nilai jual yang cukup tinggi dan mudahnya untuk menjual kembali perangkat - perangkat sejenis ponsel membuat orang - orang tidak bertanggung jawab tertarik untuk dapat merampasnya dari pemiliknya untuk kepentingannya sendiri. Namun jaman sudah semakin canggih, dan beberapa perangkat ponsel pintar atau smartphone sudah memiliki sistem keamanan yang memungkinkan kita untuk mengetahui dimana posisi perangkat kita saat ini jika sewaktu - waktu terjadi hal - hal yang tidak diinginkan (hilang).
NOTE : Terburu - buru untuk segera melacak perangkat anda? Silahkan langsung loncat ke bawah pada bagian Langkah yang harus dilakukan saat perangkat Android hilang untuk langsung melakukan langkah untuk melacaknya.
Google yang merupakan perusahaan yang membawahi Android (sistem operasi mobile terpopuler di dunia saat ini) juga telah mendukung sistem keamanan tersebut dengan merilis Android Device Manager beberapa waktu lalu. Dengan menggunakan "tool" ini, kita bisa melacak, membunyikan alarm ataupun menghapus data yang ada di perangkat kita yang hilang dari jarak jauh. Nah pada posting kali ini, saya akan sedikit membahas tentang cara melacak perangkat Android yang hilang dengan menggunakan Android Device Manager.

Cara ini bisa digunakan tanpa harus menginstal aplikasi apapun pada perangkat Android yang kita miliki, sehingga bagi anda yang belum sempat menginstal aplikasi "Anti Theft" (anti maling) atau semacamnya, anda tidak perlu lagi khawatir. Namun yang perlu diperhatikan adalah tool ini hanya mendukung perangkat Android versi 2.2 keatas, sehingga bagi anda yang menggunakan perangkat dengan versi dibawahnya tidak akan bisa menggunakan atau menikmati tool yang satu ini.

Cara menggunakan Android Device Manager tergolong sangat simpel dan mudah, hanya perlu beberapa hal untuk dapat memastikan bahwa tool ini akan bekerja dengan baik. Dan seperti yang saya sebutkan diatas, anda tidak perlu menginstal aplikasi apapun, yang diperlukan hanyalah sambungan internet dan GPS (pada perangkat Android) serta pada alat pelacak (bisa menggunakan laptop, PC tablet atau smartphone lainnya) hanya membutuhkan koneksi internet dan browser (aplikasi penjelajah internet seperti Google Chrome, Mozila Firefox dll). Nah berikut langkah mudahnya :

Langkah yang harus dilakukan saat perangkat Android hilang


1. Pastikan anda sudah sign in akun Google (gmail) pada smartphone Android anda. Jika belum sign in atau belum memiliki akun Google yang tersimpan pada perangkat, maka anda tidak akan bisa menggunakan service ini.

CATATAN 1 : Akun gmail sangat penting bagi para pengguna perangkat Android bukan hanya untuk dapat melacaknya jika terjadi kasus kehilangan, tapi juga untuk dapat menikmati semua service dari Google di perangkat Android anda. Anda bisa mendaftar akun gmail langsung melalui perangkat Android anda. Silahkan loncat ke halaman cara membuat akun gmail baru menggunakan Android.
CATATAN 2 : Google telah mengupdate ketentuan untuk service ini. Anda perlu melakukan beberapa aktivasi pada perangkat jika ingin menggunakan service ini secara maksimal. Jadi bagi anda yang masih sempat untuk melakukannya, silahkan mampir ke halaman Tips pengguna baru Android : Setting penting yang wajib dilakukan!

2. Pada perangkat yang akan digunakan untuk melacak Android anda (dalam contoh, saya menggunakan PC atau laptop) silahkan buka browser dan buka halaman ini www.google.com/android/devicemanager

3. Perhatikan gambar dibawah. Jika sudah terbuka, pastikan anda sudah masuk ke akun Google (gmail) yang sama dengan akun Google yang anda gunakan pada perangkat Android anda yang hilang (perhatikan panah berwarna merah, itu adalah akun Google yang anda gunakan). Lalu Android Device Manager akan meminta izin anda untuk dapat melacak perangkat Android anda. Pilih Accept.
Cara menggunakan Android Device Manager

4. Jika sudah, perhatikan kotak dibawah tulisan "Android Device Manager". Jika anda memasukkan akun Google yang sama (benar) maka akan terdeteksi perangkat apa yang anda gunakan. Jika anda memiliki lebih dari satu perangkat, silahkan klik bagian yang ditunjukkan oleh panah merah pada gambar dibawah ini, lalu pilih perangkat mana yang ingin anda lacak.
Android Device Manager

5. Jika sudah, langkah tercepat yang harus anda lakukan saat perangkat anda hilang adalah melakukan penguncian perangkat, perhatikan urutan nomor pada gambar dibawah ini. Pilihan lock (penguncian perangkat) saya utamakan agar sang "penemu" atau pencuri tidak bisa mengutak atik perangkat anda.
Langkah untuk melacak Android


Silahkan klik menu lock, lalu akan muncul perintah seperti pada gambar dibawah ini. Masukkan password yang anda inginkan untuk mengunci perangkat anda. Perangkat hanya bisa dibuka dengan menggunakan password yang anda gunakan tersebut.
Mengunci perangkat Android yang hilang

6. Setelah mengunci perangkat, mulailah untuk melacak dan mencari keberadaan perangkat anda dengan meng-klik icon refresh (tombol nomor 2 pada gambar di langkah 5) lalu perhatikan gambar dibawah ini. Itu adalah lokasi terakhir dimana perangkat anda dapat dilacak oleh Google. Silahkan double klik peta untuk memperbesar gambar. Anda juga dapat memperbaharui informasi lokasi terakhir perangkat anda dengan mengklik tombol "refresh" seperti yang ditunjukkan oleh kotak berwarna merah.
Cara menemukan Android yang hilang

7. Perhatikan gambar dibawah ini. Panah merah menunjukkan lokasi dimana perangkat saya coba tempatkan, dan itu benar - benar akurat.
CATATAN : Apabila fitur GPS belum anda aktifkan sebelumnya, maka anda tidak bisa melacak seperti pada contoh. Lebih baik anda lakukan penghapusan data dengan meng-klik tombol "Erase" (tombol nomor 4 pada langkah ke-5 diatas)
Melacak android yang hilang

8. Jika anda sudah mendekati lokasi dimana perangkat anda diperkirakan, maka anda bisa menyalakan sirine untuk dapat menarik perhatian orang ataupun untuk mengkonfirmasi lokasi pasti dari perangkat anda dengan menekan tombol "ring" (perhatikan kotak berwarna merah pada gambar dibawah). Perangkat akan berbunyi dengan volume paling tinggi meskipun sebelumnya anda mengaturnya ke mode silent.
Mencari Android yang hilang menggunakan Android Device Manager

CATATAN : Perangkat akan berdering setelah delay selama 5 - 10 detik (tergantung kecepatan koneksi)
Namun jika anda tidak bisa menemukan perangkat anda, ada baiknya anda menghapus semua data yang ada pada perangkat anda agar tidak disalahgunakan nantinya. Untuk melakukannya anda bisa memilih tombol Erase Device yang terdapat disebelah tombol Ring.

Nah cukup mudah bukan cara menggunakan Android Device Manager untuk melacak Android yang hilang? Ingatlah untuk selalu berhati - hati dalam membawa barang bawaan anda, karena meskipun sudah terdapat fitur - fitur canggih semacam ini, akan lebih baik jika perangkat tetap aman berada di tangan anda bukan? Jadi anda tidak perlu was was ataupun harus repot untuk melacaknya seperti ini. Ingat, kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah..!! Waspadalah..!! Semoga bermanfaat :D

Tested on my LWW :D

Tips Pengguna Baru Android : Setting Penting Yang Wajib Dilakukan!

Tips Pengguna Baru Android : Setting Penting Yang Wajib Dilakukan! - Jika kamu baru pertama kali menggunakan perangkat dengan sistem operasi Android baik dalam bentuk smartphone maupun PC tablet, ada beberapa setting penting yang WAJIB kamu lakukan demi keamanan perangkatmu nantinya. Perlu dicatat bahwa beberapa setting yang akan mimin bahas kali ini adalah agar nantinya perangkatmu dapat dilacak, dikunci atau dihapus datanya jika seandainya perangkatmu hilang.

Sebenarnya artikel ini tidak hanya ditujukan bagi pengguna newbie (baru / pemula) saja, tapi juga untuk semua pengguna perangkat Android mengingat betapa pentingnya pengaturan ini bagi para penggunanya. Oke, mimin akan langsung ke point. Untuk penjelasan lebih lanjut akan mimin bahas diakhir artikel ini. Berikut pengaturan yang harus diterapkan :

CATATAN : Kamu WAJIB memiliki dan menyimpan (sign in) akun google (gmail) pada perangkatmu sebelum melakukan setting ini. Jika kamu belum punya, silahkan kamu mampir ke halaman Cara membuat akun gmail baru dari Android

1. Masuklah ke menu atau app drawer, carilah aplikasi bernama Google Settings (logo Google berwarna abu - abu), lalu pilih menu Location. Perhatikan gambar dibawah ini (sebelah kiri). Pastikan pilihan Location Reporting dan Location History telah dinyalakan pada salah satu akun gmail utama yang tersimpan. Jika kamu ragu akun mana yang akan dijadikan akun utama, maka sebaiknya aktifkanlah semuanya jika kamu memiliki lebih dari satu akun gmail.
Setting penting pada Android untuk pemula

Lalu jika sudah, silahkan kembali ke menu awal Google Setting dan cari menu Android Device Manager. Perhatikan gambar diatas (sebelah kanan). Centang kedua pilihan yang ada di sana, lalu tutuplah aplikasi Google Settings.

2. Sekarang masuklah ke menu setting pada perangkatmu. Cari pilihan menu Security (keamanan) pada setting, seperti pada gambar dibawah ini.
Setting keamanan Android

Jika sudah, pilih Device administrators seperti pada gambar dibawah ini.
Setting penting pada Android

3. Lalu akan muncul menu seperti pada gambar dibawah ini (sebelah kiri). Centanglah kotak yang ditunjuk pada Android Device Manager untuk menjadikannya sebagai Administrator perangkatmu. Jika sudah dicentang maka akan muncul keterangan seperti pada gambar di sebelah kanan, pilih Activate (aktifkan). Keterangan tersebut menjelaskan bahwa Android Device Manager akan dapat menghapus data, mengganti kunci layar serta mengunci layar pada perangkatmu.
Mengaktifkan Android Device Manager

Jika semua sudah kamu jalankan, maka perangkatmu sekarang akan lebih aman dari sebelumnya. Pertanyaannya : Untuk apa setting yang sudah dijelaskan diatas itu? Langkah pengaturan diatas adalah untuk memberikan ijin administrator pada Android Device Manager agar ia dapat dengan mudah melakukan perintah - perintah tertentu pada perangkat kita.

Apa itu Android Device Manager? Itu adalah sebuah service dari Google yang diperuntukkan bagi para pengguna Android yang fungsinya adalah untuk dapat melacak, mengunci atau menghapus data pada perangkat kita jika seandainya perangkat kita hilang dan tidak berhasil "direbut kembali". Jadi setting diatas sangatlah penting agar kita para pengguna Android dapat menggunakan semua fitur dari Android Device Manager.

Dan jika kamu bertanya bagaimana cara menggunakan Android Device Manager, silahkan mampir ke halaman Cara melacak Android yang hilang menggunakan Device Manager. Kamu juga bisa menemukan beberapa tips lain tentang Android pada kumpulan artikel tips dasar Android. Semoga bermanfaat :D

Minggu, 10 November 2013

Apa Itu Auto Sync Pada Android Dan Cara Mematikannya?

Apa Itu Auto Sync Pada Android Dan Cara Mematikannya? - Perkembangan dunia teknologi yang pesat telah melahirkan banyak sekali benda - benda canggih yang bermanfaat untuk keseharian manusia. Sebut saja smartphone yang kini menjadi gadget paling populer dan paling banyak digunakan saat ini. Smartphone sendiri terdapat banyak sekali jenis dan tipenya yang diproduksi oleh berbagai vendor berbeda serta memiliki sistem operasi yang beragam. Dan Android adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan pada perangkat smartphone saat ini.

Pada dunia teknologi juga terdapat banyak sekali istilah - istilah yang sering membuat para penggunanya bingung terutama bagi orang yang masih awam (termasuk mimin). Nah agar tidak terjadi kebingungan seperti yang diungkapkan diatas, maka kali ini mimin memutuskan untuk membuat sebuah artikel untuk membahas tentang salah satu istilah yang sering digunakan dalam dunia gadget yakni pengertian dari Auto Sync.

Auto sync adalah sebuah fitur pada gadget yang gunanya untuk mensiknronisasi (men-sinkron-kan) gadget dengan server dari berbagai akun yang digunakan. Fungsinya adalah untuk memberikan pemberitahuan atau update terbaru dari akun yang di-sinkron-kan tersebut. Masih bingung? Oke mimin akan berikan sedikit contoh. Misalnya kita mengaktifkan auto sync untuk aplikasi facebook. Nah itu artinya kita mengijinkan aplikasi facebook untuk memberikan update dan pemberitahuan terbaru dari akun kita yang akan diterima langsung oleh gadget kita. Update yang dimaksud adalah seperti pemberitahuan komentar baru, pesan baru, permintaan teman baru dan lain sebagainya.

Hal ini juga berlaku bagi akun lain seperti email misalnya, dimana kita akan menerima pemberitahuan secara cepat di gadget kita jika ada email baru yang masuk ke dalam akun yang kita miliki. Namun efek negatif dari fitur ini adalah pemakaian data menjadi lebih besar sehingga akan membuat kuota internet berkurang dengan cepat. Dan semakin banyak akun yang anda simpan dan sinkronkan di perangkat anda, maka akan semakin besar pula penggunaan data yang dibutuhkan

BACA JUGA :
Namun anda tetap memiliki kontrol akan hal ini, dimana anda dapat menonaktifkan sinkronisasi pada akun tertentu yang dirasa tidak perlu untuk di sinkronisasi. Berikut adalah langkah yang harus dilakukan untuk menonaktifkan sinkronisasi :

1. Masuklah ke menu setting dan pilihlah menu Accounts & Sync (Akun & Sinkronisasi) seperti pada gambar dibawah ini.
Mengatur sinkronisasi pada Android

2. Lalu akan muncul menu seperti pada gambar dibawah ini. Ini adalah kumpulan akun yang disimpan pada perangkat anda. Pilihlah aplikasi yang ingin anda nonaktifkan sinkronisasinya dengan mengklik icon sinkron (lingkaran di sebelah kanan nama aplikasi) hingga tertulis Auto-sync is off (Sync otomatis dimatikan) di bawah judul aplikasi. Atau jika anda ingin mematikan sinkronisasi pada semua akun, anda bisa langsung mengklik tombol yang berada di sebelah kanan atas hingga tertulis "OFF".
Menonaktifkan auto sync pada Android

3. Atau anda juga bisa melakukan penonaktifan ataupun mengaktifkan kembali sinkronisasi pada gadget melalui quick panel (jika ada) yang berada di bagian paling atas layar (tempat pemberitahuan). Namun dengan cara ini anda tidak bisa mengatur akun mana saja yang ingin di sinkronisasi atau tidak.
Mematikan auto sync pada Android

Dengan mematikan sinkronisasi seperti ini akan sedikit membantu dalam penghematan baterai perangkat Android anda. Mimin sendiri biasanya mematikan sinkronisasi perangkat jika dalam perjalanan jauh. Namun tentu anda tidak akan mendapatkan update apapun dari semua akun yang anda simpan. Nah itulah pengertian dari auto sync serta cara mematikannya. Jika anda masih baru dalam menggunakan perangkat Android, mungkin beberapa artikel tentang tips dasar Android akan berguna untuk anda. Semoga bermanfaat :D

BACA JUGA :

Rabu, 06 November 2013

Edit Fotomu Menjadi Karikatur Untuk DP BBM Dengan MomanCamera (MomentCam)

Aplikasi MomanCamera di Android
Edit Fotomu Menjadi Karikatur Untuk DP BBM Dengan MomanCamera - Apakah kamu sering melihat gambar karikatur seperti yang nampak di sebelah kanan ini pada DP BBM milik temanmu? Ya, memang gambar - gambar karikatur seperti ini sedang booming beberapa hari ini. Kamu pun bisa membuat gambar karikatur seperti itu dengan wajahmu sendiri sebagai modelnya. Tidak sulit untuk membuatnya, karena kita hanya butuh satu aplikasi bernama MomanCamera untuk membuatnya.

MomanCamera (MomentCam) adalah sebuah aplikasi untuk mengedit foto wajah menjadi karikatur lucu dan unik seperti gambar disamping. Aplikasi berbahasa china ini memiliki fitur pengeditan yang unik sehingga tidak heran banyak sekali orang yang ingin menginstall nya pada perangkat masing - masing. Kita hanya butuh sebuah foto full face, dan aplikasi pun secara otomatis akan merubah foto tersebut menjadi karikatur dengan berbagai karakter dan pose yang lucu dan bisa dipilih sesuai keinginan kita.

Kita juga dapat melakukan pengeditan tambahan seperti pengeditan alis, penambahan aksesori kacamata, merubah gaya rambut atau menambahkan kumis. Nah bagi kamu yang ingin menggunakan aplikasi ini pada smartphone Android mu, silahkan langsung download di Google Play : MomanCamera. Eit, jangan beranjak dulu! Mungkin beberapa artikel dibawah ini akan sedikit membantumu dalam menggunakan aplikasi MomanCamera :

Minggu, 03 November 2013

Foto Editan MomanCamera Tidak Ada Di Gallery? Ini Cara Menampilkannya

Foto Editan MomanCamera (MomentCam) Tidak Ada Di Gallery? Ini Cara Menampilkannya - Setelah kemarin saya mencoba aplikasi edit foto MomanCamera (MomentCam) dan menyimpan gambarnya, ternyata saya baru sadar bahwa gambar yang saya simpan di aplikasi tersebut tidak terlihat di Gallery smartphone yang saya gunakan. Awalnya saya mengira gambar tersebut tidak tersimpan di hp / smartphone saya, namun saat saya mencoba mengecek gambar tersebut melalui "gallery" yang ada di aplikasi MomanCamera, ternyata gambar tersebut sudah tersimpan.

Namun yang membuat saya heran adalah mengapa pada saat di lihat dari gallery gambar tersebut tidak muncul? Saya mencoba bertanya pada teman - teman saya dan ternyata mereka juga mengalami hal yang serupa. Dan setelah saya mencari tau ke berbagai sumber, ternyata foto tersebut tidak muncul karena file extension yang digunakan oleh aplikasi tersebut berbeda dengan file extension foto pada umumnya (umumnya menggunakan format .jpg). Sehingga kita wajib untuk mengganti format file nya ke .jpg agar dapat kita melihatnya di gallery perangkat.

Kemudian saya mencoba mencari folder dimana foto itu disimpan dengan menggunakan file manager dan merubah format foto nya. Hasilnya? Benar saja, gambar pun dapat dilihat di gallery secara normal. Nah bagi kamu yang juga mengalami hal yang sama, kali ini mimin Dunia Gadget 558 akan memberikan tips singkat yang saya lakukan diatas yakni cara untuk menampilkan gambar yang disimpan pada aplikasi MomanCamera. Yuk, langsung saja kita ke TKP :D

1. Buka aplikasi file manager. Pada contoh ini mimin akan menggunakan aplikasi ASTRO File Manager. Jika kamu belum menginstal nya di perangkatmu, silahkan download di Google Play : ASTRO File Manager (kalau kamu belum tau cara download aplikasi dari google play melalui PC, silahkan cek panduannya pada halaman Cara download aplikasi Android lewat PC / laptop).

2. Scroll layar ke bawah pada tab Searches lalu pilih My Files seperti yang ada di gambar sebelah kiri. Lalu klik icon smartphone seperti yang ditunjukkan oleh gambar sebelah kanan.
Mencari letak disimpannya foto MomanCamera

3. Cari foto tersebut dengan membuka folder sdcard lalu akan muncul berbagai folder yang ada di dalam SD card perangkat mu, pilih folder MomanCamera.
Tempat gambar MomanCamera disimpan

4. Masuklah ke folder album pada MomanCamera. Disanalah gambar atau foto karikatur hasil editan kita tersimpan. Pilih salah satu foto, lalu pilih menu rename untuk mengubah nama nya.
Menampilkan foto hasil editan MomanCamera di gallery

5. Perhatikan kedua gambar dibawah ini. Kita hanya akan merubah file extension dari file yang kita pilih tersebut. Gantilah nama format file .bshn (gambar kiri) menjadi .jpg (gambar kanan). Lalu klik rename.
mengganti format file pada Android

6. Akan muncul peringatan seperti pada gambar dibawah ini. Klik continue untuk melanjutkan. Lakukan juga hal yang sama pada file lainnya.
mengganti file extension pada Android

Nah jika sudah, silahkan tutup ASTRO File Manager lalu buka gallery di perangkatmu. Dan gambar yang tadi tersembunyi pun akan muncul dan terlihat di gallery perangkatmu. Cukup mudah bukan? Pastikan kamu telah menutup aplikasi dengan benar sebelum membuka aplikasi lainnya. Karena jika tidak, perangkatmu akan terbebani dan dapat menyebabkan perangkat menjadi lemot atau lelet (BACA : Kenapa Android mulai lemot?). Oke mungkin itu saja yang bisa mimin berikan pada posting kali ini. Semoga bermanfaat :D

Minggu, 27 Oktober 2013

Cara Keluar Atau Menutup Aplikasi BBM Di Android

Cara Keluar Atau Menutup Aplikasi BBM Di Android - Sejak pertama kali diumumkan bakal dilepas untuk platform selain BlackBerry, aplikasi chatting populer BlackBerry Messenger menjadi sangat populer dan hangat diperbincangkan khususnya bagi para pengguna smartphone Android dan iPhone. Bahkan sejak resmi dirilis di Google Play Store dan App Store beberapa hari lalu, aplikasi ini sudah menjadi salah satu top chart dan sudah di unduh oleh jutaan pengguna pada hari pertama peluncurannya.

Ya, aplikasi BBM memang sangat fenomenal dimana aplikasi ini merupakan salah satu (atau mungkin satu - satunya) hal yang dirindukan oleh para mantan pengguna BlackBerry termasuk saya sendiri. Maka tidak heran jika banyak orang yang menantikan kehadirannya pada perangkat smartphone baik Android maupun iPhone. Namun setelah saya sendiri mencoba menginstal aplikasi ini untuk perangkat Android, saya merasakan beberapa dampak atau efek yang cukup "menyebalkan", yakni perangkat terasa semakin boros baterai.

Memang hal ini sudah saya perkirakan sebelumnya. Namun karena beberapa teman, kerabat, dan keluarga termasuk juga gebetan menggunakan BBM untuk berkomunikasi, maka saya tetap membiarkannya bersarang pada perangkat Android saya. Semakin borosnya penggunaan baterai tersebut terjadi karena aplikasi ini terus saja berjalan di background bahkan meskipun saat perangkat dalam keadaan offline. Selain itu, BBM juga memakan RAM yang cukup besar (beberapa perangkat bahkan mendeteksi aplikasi ini telah memakan ruang 100 MB lebih pada RAM nya) sehingga tidak heran mengapa hal ini bisa terjadi.

BACA JUGA :
Namun bukan berarti kita tidak bisa menutup (sementara) aplikasi chatting ini pada perangkat Android kita. Ya, pengguna dapat dengan mudah menutup aplikasi ini pada saat - saat tertentu misalnya tidak ingin menerima pesan apapun dari BBM atau untuk alasan menghemat baterai saat sedang bepergian. Nah pada posting kali ini, Dunia Gadget 558 akan memberikan sedikit tips sederhana untuk menutup atau keluar dari aplikasi BBM pada perangkat Android. Oke, langsung saja kita ke TKP :D
  1. Pertama, silahkan masuk ke menu setting pada perangkat anda dan cari menu "Apps"
  2. Pilih tab "running" (berjalan), lalu cari dan pilih aplikasi BBM
  3. Akan terdapat beberapa pilihan pada menu tersebut, lalu pilih "stop" atau hentikan
  4. Selesai, aplikasi tersebut berhasil ditutup!
Sekarang anda tidak akan menerima notifikasi apapun dari BBM sebelum anda membukanya kembali nanti. Jika aplikasi tersebut tetap "bandel" dan terus berjalan meski anda sudah mengikuti langkah diatas, yang perlu anda lakukan adalah :
  1. Masuk kembali ke menu setting, pilih Apps
  2. Pilih tab All atau "semua", lalu cari dan pilih aplikasi BBM
  3. Akan terdapat beberapa tombol pilihan disana, pilih Force Stop atau Tutup Paksa
Maka sekarang aplikasi tersebut akan benar - benar ditutup hingga anda mengaktifkannya kembali nanti. Sangat mudah bukan? Itulah beberapa cara untuk menutup atau keluar dari aplikasi BBM di Android. Semoga bermanfaat :D

Kamis, 10 Oktober 2013

Mengatasi Google Play Store Error (Tidak Bisa Download)

Tips dasar Android
Mengatasi Google Play Store Error (Tidak Bisa Download Aplikasi) - Pernah mengalami error saat mendownload aplikasi Android di Google Play Store? Sebagian besar pengguna Android pasti pernah mengalami nya, terutama jika mereka mengakses Google Play dengan jaringan 3G (bukan Wi-Fi).

Dulu saya pun pernah mengalaminya, dan sempat jengkel padahal saat itu koneksi cukup cepat untuk browsing, tapi saat masuk ke Google Play Store terdapat sebuah pesan yang tertulis "No Internet Connection" (Tidak ada koneksi internet) padahal jelas - jelas saya sudah memakai paket data internet bulanan saat itu. Atau ketika mulai mendownload ada pesan error lain yang bertuliskan "Connection Timeout" dan lain sebagainya. Tentu ini membuat saya cukup frustasi pada saat itu.

Nah setelah saya bertanya kepada master - master Android ternyata ada sebuah solusi sederhana dan cukup efektif untuk mengatasi koneksi ke Google Play Store yang error tersebut. Nah di posting Android basic tips kali ini saya akan berbagi pengalaman saya untuk mengatasi masalah tersebut. Yuk kita langsung saja ke TKP :D

Setting koneksi Android
Langkah ini cukup mudah, pertama - tama masuklah ke setting yang bisa anda temui saat menyentuh softkey / tombol kapasitif (pilihan). Atau bisa juga anda temukan di menu pada device Android anda.

Setting koneksi Android
Lalu pilih more atau cari pilihan wireless & network (nirkabel dan jaringan) karena letak menu setting bisa saja berbeda (untuk device tipe /  merek / versi Android lain mungkin bisa berbeda lagi)

Setting mobile network Android
Setelah itu pilih mobile networks.

Setting APN Android
Lalu masuk ke Access Point Names.

Setting APN Android
Nah sebelum melanjutkan, perhatikan lingkaran merah pada gambar diatas. Itu menunjukkan APN (Access Point Name) yang sedang digunakan. Lalu sentuh bagian yang ditunjuk oleh panah berwarna merah (untuk mengatur APN yang sedang digunakan)

Mengatasi google play error
Pada Proxy dan Port akan terdapat kode tertentu, hapus (kosongkan) kedua kode tersebut lalu klik save / ok. Tapi sebelumnya jangan lupa untuk mengcopy - paste nya terlebih dahulu untuk backup, anda bisa menulis / menyalin / mencatat kode tersebut di sebuah kertas / apapun agar nanti jika tidak berhasil / terjadi error yang lebih parah kita bisa mengembalikan kode tersebut seperti semula.

Lalu silahkan coba kembali masuk ke Play Store. Jika masih terjadi error (Connection Timeout atau No Internet Connection) coba untuk menutup lalu membukanya kembali berulang kali. Jika tetap tidak mau, silahkan masukkan kembali kode yang anda hapus tadi karena mungkin ada faktor lain yang menyebabkan error nya, kualitas jaringan misalnya.

Nah cukup mudah bukan? Jangan lupa untuk tetap berhati - hati dalam memilih aplikasi, karena tidak semua aplikasi aman untuk di install. Untuk tips lengkapnya silahkan baca di halaman tips aman memilih aplikasi Android. Semoga bermanfaat :D

Baca juga : Mengatasi "Sayangnya Google Play Store telah berhenti"

Rabu, 09 Oktober 2013

Mengatasi "Sayangnya Google Play Store Telah Berhenti"

Mengatasi "Sayangnya Google Play Store Telah Berhenti" - Beberapa waktu lalu setelah saya selesai melakukan flashing pada perangkat Android yang saya miliki, saya menemukan sebuah hal yang tidak biasa ketika mencoba membuka aplikasi Google Play Store untuk mengunduh aplikasi. Pada saat membuka apps tersebut, terdapat sebuah keterangan yang berbunyi "Unfortunately Google Play Store Has Stopped" atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia artinya adalah "Sayangnya Google Play Store Telah Berhenti". Hal ini secara otomatis membuat saya tidak bisa membuka aplikasi tersebut.

Tips dasar Android
Tentu saya dibuat sedikit bingung akan hal itu, karena saya tidak pernah mengalami hal ini sebelumnya. Setelah saya mencoba untuk mengutak atik beberapa setting, akhirnya masalah tersebut bisa diatasi dan aplikasi Google Play Store pun kembali dapat berfungsi seperti sedia kala. Nah pada posting kali ini saya ingin membagikan tips kepada pemirsa pembaca tentang setting sederhana yang saya lakukan tersebut jikalau ada diantara pembaca yang mengalami hal yang sama.

Solusi yang lakukan sangatlah sederhana, namun perlu saya ingatkan bahwa cara ini bisa saja gagal pada beberapa perangkat tertentu karena setelah saya mencobanya pada perangkat milik teman (tidak perlu disebutkan mereknya) solusi ini tidak berhasil dan memang setelah saya telusuri ternyata banyak sekali orang yang mengalami hal ini pada perangkat yang sama. Oke, kita lanjut saja untuk langkah mengatasinya :

1. Silahkan buka menu setting lalu pilih apps seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.
Setting aplikasi di Android

2. Pilih tab all pada menu tersebut, lalu silahkan cari aplikasi Google Play Services dan Google Play store seperti pada gambar dibawah ini. Kita mulai dengan aplikasi Google Play Store terlebih dahulu.
Mengatasi Google Play Store yang tidak bisa dibuka

3. Setelah membukanya, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. Lalu langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memilih tombol Force stop (Tutup paksa) -> OK, kemudian pilih Clear cache, dan langkah selanjutnya adalah memilih Clear Data. Ingatlah bahwa setelah melakukan tiga langkah ini, semua data anda yang tersimpan pada Google Play Store termasuk password akan hilang. Maka pastikan anda mengingat password pada akun yang anda gunakan di Google Play Store.
Cara mengatasi "sayangnya Google Play Store telah berhenti"

Kembali ke menu sebelumnya, lakukan langkah nomor 3 pada aplikasi Google Play Services. Setelah selesai, silahkan restart (matikan dan nyalakan kembali) perangkat anda dan silahkan coba untuk membuka aplikasi Google Play Store pada gadget anda dan masukkan ID dan password dari akun gmail yang anda miliki. Jika anda lupa dengan password pada akun google anda, anda bisa membuat sebuah akun gmail baru langsung dari perangkat Android anda. Silahkan kunjungi halaman Cara membuat akun gmail baru dari hp Android untuk melakukannya.

Nah itulah beberapa langkah untuk mengatasi pesan error tersebut pada aplikasi Google Play Store pada perangkat Android. Semoga bermanfaat :D