Comments

Sabtu, 12 Januari 2013

Istilah Pada Android

Istilah pada Android
Ada banyak macam istilah pada Android terutama jika kita melihat di forum-forum Android, master-master di forum tersebut banyak yang memposting istilah yang mungkin sebagian pengguna Android terutama yang masih newbie seperti saia menjadi bingung dan tidak mengerti arti dari istilah tersebut, misalnya apa itu brick, custrom, root, cwm, dan sebagainya. Berikut akan saia posting tentang istilah pada Android tersebut, yang saia ambil dari berbagai sumber :

A

(*) Android Market : Tempat dimana applikasi untuk Android berada, kebanyakan bersifat gratis. (Sekarang berganti nama menjadi Google Play)
(*) AOSP : Android Open Source Project. Saat kita mengatakan bahwa Android itu open source maka kita merujuk pada hal ini, tempat dimana source code untuk Android berada dan bisa diunduh serta dipakai oleh siapapun.
(*) Apex : Telepon untuk segmen mid-range yang dibuat oleh LG untuk US Cellular.
(*) Apps : Singkatan dari “applications” atau aplikasi. Program yang kita download dan jalankan di handheld kita. Bisa gratis bisa berbayar.
(*) App Inventor : Sistem berbasis web dimana aplikasi Android bisa dibuat tanpa perlu tahu bagaimana cara meng-code-nya. Dihentikan oleh google tapi dirilis sebagai proyek open-source. 
(*) Android : Sistem Operasi yang menggunakan kernel linux 2.6 dan Dalvik VM yang dibuat oleh Android, Inc., Google.Android 2.1, 2.2, 2.3, 3.0, 4.0, 4.1/4.2 : Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean adalah Nama Kode yg digunakan utk pembaharuan OS Android (Dengan kode nama makanan)
(*) Android SDK : Merupakan paket starter yang berisi tools, sample code, dan dokumentasi penggunaan yang berguna untuk pengembangan aplikasi Android.
(*) ADB (Android Debug Bridge) Tools : Tool yang dipakai untuk command terminal di sistem android. Perintah dasar seperti : ADB Push (upload file ke sistem android), ADB Pull (download file dari sistem Android), ADB Install (install apk (paket installasi) file ke sistem android)
(*) Android Virtual Device (AVD) : Merupakan Emulator untuk menjalankan OS android di PC dekstop maupun laptop yang menggunakan Windows ataupun Mac maupun Linux.
(*) App2SD : Mekanisme memindahkan data secara otomatis di /data/app di internal memory (yang berisi paket aplikasi apk file) ke /data/app di sdcard, dengan partisi yang serupa..yaitu ext2/ext3.
(*) APK : Android Package adalah file installer pada operating sistem Android, seperti IPA di iPhone (buat pngguna iPhone), SIS di Symbian s60, atau JAR di BB (buat pengguna BB) dan java based devices lainnya. intinya, file2 dgn ekstensi .apk bisa digunakan untuk menginstall aplikasi di android device.
(*) ARM : Acorn RISC Machine adalah konstruksi CPU yg dipakai hampir semua smartphone android, contoh ARM; ARMv6, ARMv7, ARM 11, Cortex
(*) ARMv6 : Model/Type dr ARM, digunakn utk HH Mid range kebawah atau dengan Power Proci 800mhz kebawah
(*) ARMv7 : Model/Type dr ARM, digunakan utk HH kelas atas (Hi-end) atau dgn Power Proci diatas 1GHz 

B

(*) BRAVIA Engine : adalah teknologi pengolahan gambar yang menawarkan:peningkatan kualitas gambar dari sinyal seperti foto, rekaman video, video YouTube, animasi flash dan website. Gambar lebih jelas, lebih tajam dan lebih alami. LED back-lit Reality Display dengan Mobile BRAVIA ® Engine mengurangi pantulan cahaya saat digunakan di luar ruangan. Keuntungan dari BRAVIA Engine bahwa itu adalah sistem pengolahan video digital yang menghasilkan kualitas gambar yang lebih baik berikut ini: Lebih realistis pada warna hitam, Sharper Edge lebih tajam, Selanjutnya pengurangan kebisingan, Peningkatan kontras, Advanced natural colours, Realitas Penciptaan digital (DRC) up-skala masukan definisi standar dengan empat kali lipat jumlah piksel dalam sumber gambar untuk menciptakan kualitas gambar HD. Ini adalah perangkat keras yang digunakan: Sony Ericsson (SONY) Xperia ™ Ponsel dengan Mobile BRAVIA teknologi menggunakan built-in Adreno 205 prosesor grafis dengan fitur berikut: Didukung API: OpenGL ES 2.0 OpenGL ES 1.1OpenVG 1.1EGL 1.3Direct3D MobileSVGT 1.2Direct DrawGDI Concurrent CPU , digital signal processing (DSP), grafis dan Mini Display Port (MDP)
(*) BootAnimation.zip : File boot Animation berupa file PNG sequensial yg terletak di /system/media/
(*) Bootloop : Device melakukan boot terus menerus (berulang-ulang) / terjebak di bootanimation, tidak dapat masuk ke OS. Akibat kesalahan flashing atau ada file milik system yang tidak berjalan dengan baik. 
(*) Build.prop : merupakan file konfigurasi hardware dan OS Android.
(*) Backup : Cadangan, bentuk media bisa jadi file, hasil copy dari file (mirror) image yang di ambil dari harddisk atau operating system dan bisa juga file dibuat oleh aplikasi backup untuk restore. Apps Titanium Backup, Nandroid.
(*) BRICK(ed) : Kondisi dimana Device android tidak dapat digunakan lagi, akibat kesalahan ketika flashing Firmware atau karena kerusakan fisik sehingga bisa dianggap seperti batu-bata (brick) yg dapat digunakan untuk ngelempar anjing (kalau dbutuhkan).
(*) Busybox : Kumpulan command-command linux shell yang dipakai di sistem Android.
(*) BW : bandwidth
(*) BWK : bandwidth killer (istilah ini digunakan ketika menjalankan aplikasi yang bersifat online dan menyedot pemakaian bandwidth yang sangat besar)
(*) BSOD : Blue screen of death.
(*) Benchmark : Tes atau uji untuk mengukur kemampuan (performa) dari ponsel. Biasanya pada kecepatan, hasil pengolahan grafis, kecepatan browsing, dan lainnya.
(*) Bloatware : Aplikasi bawaan dari carrier (operator) yang diinstal pada ponsel sebelum dipasarkan. Penentuan sebuah aplikasi merupakan bloatware sangatlah subjektif, tergantung dari pengguna menilai apalikasi tersebut, berguna atau tidak berguna. Bloatware biasanya muncul pada ponsel yang dibundling oleh operator tertentu.
(*) Bug : Permasalahan (error) yang terjadi pada sistem atau aplikasi di ponsel. Diibaratkan seperti bug (serangga) yang mengganggu
(*) Bootloader : gabungan SPL dan IPL yg menjadi dasar dr sebuah device. 

C

(*) C/C++ : Merupakan bahasa pemrograman yang dipakai untuk file library aplikasi Android.
(*) Chargermon : File untuk booting menu, yang dipakai untuk dualboot atau untuk boot ke menu recovery, layaknya boot menu grub.cfg di linux dan boot.ini di windows.
(*) Charger : File yang serupa dengan Chargemon, hanya saja ini dipakai pada waktu charging offline.
(*) CMIIW : Correct Me If I'm Wrong (Koreksi aku jika aku salah)
(*) Cupcake : Android Platform versi 1.5. Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
(*) CWM Recovery (ClockWork Mod) : Aplikasi ini asalnya dibuat oleh Koush, untuk mengatur ROM di hp Android. Banyak kegunaan CWM ini salah satunya untuk membackup dan restore aplikasi, menghapus (wipe) data di sistem dan di cache (Dalvik). Biasanya diperlukan untuk menginstall (flashing) ROM baru, menjalankan atau mematikan Lagfix dari kernel Voodoo dsb.
(*) Cache2SD : Proses memindahkan/menyimpan Cache dari ROM ke SDcard.
(*) CM : Cyanogen Mod, developer yang memodifikasi ROM
(*) Custom ROM : Modifikasi dari OS Android. Biasanya akan terdapat fitur tambahan, tampilan yg berbeda, lebih cepat, ataupun versi Android yg belum dirilis secara resmi di handphone.
(*) Custom Kernel : Kernel yang sudah dikostumisasi atau di modifikasi oleh si pembuatnya untuk memperoleh performa tertentu dibandingkan Stock Kernelnya. 

D

(*) DDMS (Dalvik Debug Monitor Server) : Merupakan aplikasi untuk nge-debug atau menelusuri proses berjalannya aplikasi-aplikasi di OS Android, dan juga dapat dipakai sebagai file manager maupun screencapture/screenshot display di Android.
(*) Dalvik :  Nama khusus di Android untuk program Java virtual Machine (VM) yang menjalankan perintah kode aplikasi android. Setiap aplikasi berjalan di Dalvik VM dan tidak berpengaruh secara langsung ke sistem operasi Android. Jika misal satu aplikasi 'rusak', maka hanya VM dimana Dalvik untuk aplikasi itu yang tidak berfungsi.
(*) Dalvik VM : Bagian dari arsitektur Android, merupakan virtual machine yang berfungsi sebagai runtime aplikasi Android antara JAVA programming dan Library C/C++.
(*) Data2SD : Mekanisme memindahkan otomatis semua data di /data/ internal memory ke /data/ di SD Card.
(*) Donut : Android Platform versi 1.6. Menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.
(*) DLNA : Singkatan dari Dynamic Living Network Alliance, suatu metode untuk men-stream foto dan video secara nirkabel dari telepon pintar kita ke TV.
(*) Deodex : Proses Deodexing singkatnya adalah proses pengepakan kembali APK dengan ODEX dengan cara tertentu. Proses pengepakan ini akan menjadi file dengan CLASSES.DEX. Dengan melakukan DeOdexing, semua paket dari APK yang sebelumnya terpisah di satukan kembali di satu file APK, sehingga menghilangkan kecemasan bahwa APK yang dimodifikasi akan konflik dengan beberapa file ODEX. Dengan kata lain, ROM yang telah DeODEXed, memiliki paket aplikasi yang telah di jadikan satu kembali dalam satu file APK, sehingga mengijinkan modifikasi pada file APK seperti perubahan THEMA. Karena tidak ada kode/bagian paket aplikasi yang lokasinya berbeda maka integritas paket tetap terjaga.

E

(*) Eclair : Android Platform versi 2.1. Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.
(*) Eclipse : Merupakan IDE (Integrated development environment) untuk programming Java-Android.
(*) Ext2 / Ext3 /Ext4 : Format partisi pada linux,seperti layaknya FAT32 dan NTFS pada windows.

F

(*) FA : Faktor Amal
(*) FF : Face Factor (Faktor Muka)
(*) Framework-res : File yang dipakai untuk tema di sistem Android.
(*) Froyo : Android Platform versi 2.2. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
(*) Flash : Istilah yang hampir sama dengan Flash adalah instal tapi sebenarnya tidak sama. Proses flash akan mentransfer data ROM, Kernel, Recovery atau paket firmware ke dalam internal ROM di android.
(*) FWVGA : Full Wide Video Graphics Array adalah layar yg beresolusi 480x854 piksel
(*) Firmware : Firmware sendiri dapat dikatakan sebagai versi dari operating system. Flashing Hanya dilakukan untuk advance user.Framework-res : File yang dipakai untuk tema di sistem Android.
(*) Fastboot : Mode yang mirip dengan bootloader, dimana kita bisa memflash komponen low-level ke telepon kita.
(*) FC (force close) : keadaan ketika suatu applikasi yang mendadak mati/error.
(*) Factory Reset : Prosedur untuk mereset dan mengembalikan ponsel anda ke keadaan asal (bawaan pabrik).

G

(*) Gesture : Pada dasarnya kata gesture berarti gerakan. Namun dalam istilah dunia gadget khususnya Android kata "Gesture" sendiri berarti input gerakan jari pada layar untuk menjalankan perintah tertentu, seperti mengetik dengan "Gesture Control" misalnya, dimana pengguna cukup menyapu jari pada huruf-huruf yang tersedia pada keyboard hingga membentuk sebuah kata yang diinginkan.
(*) Gingerbread : Android Platform versi 2.3. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.
(*) GPU : Graphics Processing Unit adalah hardware yg berfungsi khusus membaca grafik, detail pixel, detail warna, rendering, dan smw yg berhubungan dgn pengolahan gambar dan video.
(*) Gmail : Layanan email dari Google.
(*)  Google : Pemilik dari Android.
(*) Google+ (G+) : Jejaring sosial dari google.
(*) GP (Google Play) : tempat download aplikasi2 di Android (seperti apps store di iphone, appworld di BB).
(*) GUI : Graphical User Interface, interface aplikasi yang lebih bersifat graphic (gambar)
(*) GPS ( Global Positioning System) : sistem penentuan lokasi berdasarkan sinyal satelit yang akan menghasilkan informasi berupa koordinat, latitude dan lokasi dalam peta. Dibutuhkan 3 komponen dalam penentuan lokasi yaitu satelit, receiver GPS dan posisi yang bebas halangan.

H

(*) HH : HandHeld. Sebuah peralatan bergerak, juga dikenal sebagai peralatan telepon genggam, peralatan genggam,komputer genggam, palmtop atau hanya alat genggam — adalah sebuah peralatan komputer seukuran kantong, yang memiliki layar tampilan dengan masukan sentuhan atau papan ketik mini. Untuk personal digital assistant (PDA) masukan dan keluaran digabungkan ke dalam sebuah antarmuka layar sentuh. Telepon pintar (Smartphone) dan PDA sangat populer di antara orang-orang yang membutuhkan bantuan dan kenyamanan komputer konvensional. Enterprise digital assistant dapat memperluas fungsi yang tersedia untuk pengguna bisnis dengan menawarkan layanan pengambilan data terintegrasi seperti pembaca BarCode, RFID, dan Smart Card.
(*) Honeycomb : Android Platform versi 3.0. Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis.
(*) HVGA : Half-size Video Graphics Array adalah layar yg beresolusi 320x480 piksel
(*) Hack (Hacking) : Memodifikasi sitem Android untuk menambahkan kustomisasi, fitur, atau melewati batasan yang dibuat oleh operator atau OEM (lihat root).

I

(*) Ice Cream Sandwich : Android Platform versi 4.0. Membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.
(*) IMAP : Internet Message Access Protocol, salah satu protocol untuk retreive email selain POP3.
(*) Interface : Tampilan antarmuka atau tampilan yang terdapat pada handphone

J

(*) Java : Bahasa pemrograman yang dipakai di Aplikasi Android
(*) JellyBean : Android Platform versi 4.1 dan 4.2. Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.
(*) JIT (just in time) : Merupakan compiler Dalvik di android, yang berfungsi menekan ukuran memory, menekan waktu dan mendapatkan kualitas seifisien mungkin.

K

(*) Kernel : Fungsi Kernel adalah sebagai jembatan antara Operating System (OS) dan hardware. Dengan kata lain, kernel berfungsi sebagai penghubung antara sofware dengan hardware.Dalam konteks hanphone Android, kernel juga menyimpan informasi driver untuk hardware. Oleh karenaya Kernel bisa diganti dengan proses flashing untuk meningkatkan performa hardware Android, misalnya overclock, memaksimalkan kemampuan suara, grafis dan lain-lain.

L

(*) Link2SD : Mekanisme memindahkan secara manual data di /data/app di internal memory ke partisi ext2 di SD card /data/app.
(*) LBS (Location Based Sistem) : Merupakan sistem yang berbasis lokasi, seperti halnya aplikasi foursquare dan facebook places di HP Android.

M

(*) Multitouch : Sebuah fitur touchscreen yang memungkinkan layar dapat menangkap lebih dari satu input sentuhan.

N

(*) NFC (Near-field communication) : memiliki fungsi menghubungkan handphone dengan device lain (handphone, alat pembayaran instan). NFC di Android saat ini dipakai bersamaan dengan Google Wallet sebagai alat pengganti kartu kredit. 

O

(*) OTA (Over The Air) : Update yang resmi disediakan oleh penyedia atau pembuat handphone langsung ke pemakai. Dengan OTA ini HP kamu bisa mengetahui jika ada update terbaru seperti: Firmware, Profile, PRL (Profile Roaming List) dan Android. Proses update OTA biasanya berlaku untuk stock ROM saja. Jika HP kamu sudah DIROOT disarankan untuk JANGAN MELAKUKAN UPDATE MELAUI OTA. Sebagian besar pemakai yang sudah meroot HP melaporkan ada masalah seperti: bootloop, hang dan bahkan nge-brick.
(*) Odex : Dalam file sisten Android, aplikasi berbentuk paket dengan extensi APK. Paket aplikasi atau APK ini mempunyai file ODEX yang fungsi sebenarnya adalah untuk menghemat ruang penyimpanan. File ODEX ini sebenernya koleksi dari bagian dari aplikasi yang di optimalkan sebelum proses boot. Dengan begitu, adanya file ODEX akan mempercepat proses BOOT karena meload bagian dari aplikasi2 yang ada. Di sisi lain, adanya ODEX mempersulit proses hacking terhadap APK, karena beberapa bagian dari APK telah di extract dan berada di lokasi yang laen sebelum di eksekusi. 
(*) OVERCLOCK : Meningkatkan kecepatan prosesor, GPU, ataupun memory dari standar bawaan yang diset oleh vendor. Tindakan ini akan membuat handphone berjalan lebih cepat dengan resiko baterai lebih boros, ataupun kerusakan hardware. Sedangkan Underclock merupakan kebalikannya.

P

(*) Proximity sensor : Sensor yang mampu mendeteksi keberadaan suatu benda yang mendekat tanpa perlu ada kontak fisik. Fungsi Proximity sensor di Android akan membuat layar hp meredup / mati saat didedekatkan ke wajah untuk menghemat baterai.
(*) PPI : Pixels per Inch. Satuan untuk tingkat kerpatan pixel (density). Semakin besar angkanya berarti semakin banyak jumlah pixel setiap inchi berarti semakin baik tampilan grafik/gambar.

Q

(*) QVGA : Quarter Video Graphics Array adalah layar yg beresolusi 240x320 piksel.
(*) QR Code : Barcode hitam putih yang apabila discan oleh ponsel akan membuka link sebuah alamat web, mengarahkan pada sebuah aplikasi di Google Play Store, membuka koordinat dalam peta, dan lainnya.

R

(*) Root : Aktivitas mendapatkan hak administrative atau hak superuser di sistem Android.
(*) Recovery : Salah satu proses yang bisa dilakukan di Android sebelum masuk OS. Proses ini mirip BIOS di komputer dimana kita bisa mengubah konfigurasi hardware di Android. Melalui Recovery mode kita juga bisa melakukan flashing ROM (mengganti OS), format data, sistem dan factory reset. Lokasi partisi untuk Recovery berbeda dengan OS dan jika OS diganti Recovery ada kemungkinan Recovery akan mendapat dampaknya. Flashing Stock ROM biasanya akan mengembalikan Recovery mode ke Stock Recovery juga. Akan tetapi, Custom ROM kemungkinan tidak mengubah Recovery mode, tergantung Custom ROM yang dipilih. Contoh custom Recovery adalah CWM (ClockWork Mod) Recovery
(*) ROM : Istilah ROM (Read Only Memory) biasanya digunanakan dalam memory komputer (tempat BIOS) yg tidak membutuhkan power untuk menyimpen data. Dalam hanhpone (Android), ROM disini adalah internal memory tempat OS (Android) disimpan. Jadi ROM untuk handphone Android bisa dikatakan tempat/daya tampung OS dan kadang langsung diidentikkan dengan versi OS itu sendiri. Proses flash ROM akan mengganti total OS di Android dan kadan termasuk Kernel dan Recovery mode.Secara resmi (Stock) ROM terdiri dari 3 komponen: OS, Kernel dan Recovery dan beberapa aplikasi yang terintegrasi untuk menjalankan Android. ROM yang dibuat bukan oleh Google biasanya dinamakan Custom ROM dan tentunya berasal dari Stock ROM yang dimodifikasi. Orang yang membuat Custom ROM bisa memasukkan Kernel (Stock atau Custom), Recovery (Stock atau Custom), aplikasi tambahan tergantung pembuatnya.
(*) Reset (hard, soft) : Proses dalam rebooting telepon. Soft reset adalah mematikan atau menyalakan telepon, atau dengan melepas batere. Sedang hard reset juga diartikan sebagai factory reset, dan menghapus semua data di handheld kita.
(*) RAM : Random Access Memory, adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

S

(*) SuperUser : Merupakan file yang dipakai untuk masuk sebagai SU (superuser), administrator di sistem android (root)
(*) Sideload : Suatu tindakan untuk menginstall aplikasi yang didapat dari luar Android Market.
(*) Sideload Wonder Machine : Program open-source yang membuat kita bisa menginstall aplikasi via computer, menerobos batasan yang dibuat oleh operator (hanya terjadi di handheld yang dibundling operator di AS).
(*) Screen Capture/SS (Screen Shoot) : Istilah dalam android untuk mengambil gambar/screen shot yang diinginkan biasa mengunakan aplikasi pihak ketiga atau tombol home dan power.
(*) Swap : Mempermudah kinerja RAM (bukan menambah RAM), jd tidak akan ada peningkatan pada hasil benchmark DLL. Pada umumnya ini di gunakan pada hp dgn RAM rendah (contoh RAM 128/256) untuk supaya bisa menjalan kan lebih banyak app (multitasking) sedangkan untuk DS RAM 512 jumlah ini sudah cukup untuk menjalankan multitasking di froyo 2,2 (mungkin tidak akan cukup di honeycomb 3.0) tapi kita masih dapat menggunakan swap di DS supaya kinerja RAM menjadi ringan (dgn anggapan bisa menghemat tenaga batere) kecepatan sdcard class 6 boleh di bilang sama dgn kecepatan internal memory, jd pada saat system menggunakan swap yg tersedia tidak akan ada lag.
(*) Stock : Arti kasarnya : Bawaan pabrik. Device yang baru dibeli selalu ada dalam keadaan "stock" (masih asli bawaan pabrik, kecuali belinya second/bekas ). Contoh lain : Stock ROM, Stock Recovery, Stock Firmware, dan sebagainya.

T

(*) Tweak : Sebuah fasilitas (utility) yang tersedia pada sistem operasi atau proses yang dapat mengoptimalisasikan kinerja sistem operasi.  
(*) Tethering : Membagi (share) akses internet yang ada di handphone Android ke device seperti hp, ataupun laptop  baik dengan kabel USB (Wired Tether) ataupun Wifi (Wireless Tethering).

U

(*) UI (User Interface) : Tampilan pada HH (sama seperti Interface)
(*) Unrooting/Unroot : Lawan dari proses rooting, mengembalikan priveledge/hak akses Android ke posisi semula, mengembalikan status garansi di Device anda (dengan syarat garansinya memang masih berlaku ) , Jika ada aplikasi yang memerlukan akses root, setelah unroot, aplikasi tersebut tidak dapat dijalankan lagi.
(*) Underclock : Lawan dari OverClock, menurunkan kecepatan clock prosesor HH, Kinerja prosesor akan menurun, dengan konsekuensi penggunaan baterai menjadi lebih hemat. Underclock sepertinya bisa dilakukan pada stock rom dengan syarat HH sudah di root.
(*) Undervolt : Penurunan voltase yang digunakan prosesor, bisa dilakukan dengan modifikasi source code (developer silakan ), kernel dari cowithgun adalah contoh paling jelas, Voltase standar yang digunakan prosesor Galaxy W adalah 1,275 volt pada kecepatan 1,4 GHz , sedangkan voltase yang digunakan oleh kernel cowithgun pada kecepatan clock prosesor yang sama adalah 1,225 volt (undervolt non-agresif) dan 1,200 volt (undervolt agresif). Undervolting biasanya tidak begitu mempengaruhi kinerja prosesor, tetapi daya tahan baterai akan terasa lebih meningkat.
(*) Unlock Bootloader : Membuka kunci bootloader.

V

(*) Vanilla : Istilah yang dipakai untuk handphone yg memakai OS Android asli (stock) dan tidak diubah oleh vendor hp. Contohnya: Google Nexus.

W

(*) WVGA : Wide Video Graphics Array adalah layar yg beresolusi 480x800 piksel.
(*) Wipe data/factory reset : sama seperti factory reset.
(*) Wipe cache partition : menghapus partisi pada SDCard.
(*) Widget : salah satu aplikasi yang GUI nya lebih bersifat interaktif.

Rabu, 09 Januari 2013

Tips Pintar Memilih Smartphone Android

Tips Pintar Memilih Smartphone Android - Di tengah semakin meningkatnya kepopuleran smartphone di pasar gadget dunia saat ini, membuat banyak produsen yang memproduksi smartphone khususnya dalam hal ini smartphone yang menggunakan sistem operasi Android. Perlu diketahui bahwa sistem operasi Android merupakan sistem operasi terpopuler saat ini, karena smartphone dengan sistem operasi Android cenderung mudah dikostumasi atau di utak-atik sesuka hati mulai dari segi tampilan hingga performa yang bisa dipaksakan hingga batas kemampuan smartphone itu sendiri. Itulah mengapa smartphone dengan sistem operasi Android sangat populer. Namun dalam posting ini mimin tidak akan membahas tentang utak atik pada Android, namun mimin akan membahas tentang bagaimana memilih gadget Android yang tepat.

Rata - rata smartphone dengan sistem operasi Android memiliki performa yang mumpuni, setidaknya jika dibandingkan dengan handphone dengan sistem operasi sebelah (yang katanya smartphone) dengan harga yang sama. Namun belakangan banyak produsen yang menawarkan smartphone Android dengan harga murah. Memang tidak semuanya memiliki kualitas yang tergolong buruk, namun yang terpenting adalah pengguna secara bijak dapat menentukan pilihan berdasarkan spesifikasi yang diusungnya. Itu yang pertama, jika kamu berniat memilih smartphone Android dengan harga murah.

Namun disini mimin tekankan, bahwa spesifikasi yang lebih "wah" TIDAK menjamin bahwa smartphone tersebut memiliki performa yg lebih baik. Sebagai contoh iPhone 5, menurut beberapa sumber, smartphone keluaran Apple tersebut "hanya" dibekali prosesor dual-core (2 inti) dengan clock speed sekitar 1.2 GHz, tentu sangat jauh jika dibandingkan dengan beberapa smartphone Android yang sudah menggunakan prosesor quad-core (4 inti) dengan clock speed 1.4 hingga 1.5 GHz. Namun nyatanya iPhone mampu mengimbangi performa smartphone dengan spesifikasi yang "wah" itu, bahkan Sony Xperia™ T yang juga hanya menggunakan prosesor dual-core 1.5 GHz mampu mengalahkan performa smartphone Android lain yang menggunakan prosesor quad-core dalam tes benchmark, meskipun hasil benchmark bukanlah tolok ukur utama dalam segi performa. Intinya adalah bagaimana masing - masing produsen dapat memaksimalkan spesifikasi tersebut dengan device mereka masing - masing.

Tips dari mimin sebenarnya sederhana, pilihlah smartphone dengan bijak, pastikan anda membandingkan produk yang kamu incar dengan produk lain dengan harga serupa. Namun bukan hanya dari segi spesifikasi dan kepopuleran semata, karena tidak selamanya smartphone dengan spesifikasi lebih tinggi akan lebih tangguh. Pertimbangkan juga pendapat orang terutama yang sudah pernah mencoba beberapa produk sekaligus.

Berikut mimin akan beberkan keunggulan dan kelemahan 3 produsen yang menjadi pemain besar di pasar Android Indonesia (versi mimin sendiri)

Samsung

Samsung Galaxy S3
Samsung dengan jajaran produk Galaxy nya sangat sukses hingga menguasai pasar smartphone dunia dengan berbagai promosi yang mendukung pemasarannya. Di Indonesia sendiri, banyak orang awam yang beranggapan bahwa smartphone Android pastilah produk dari Samsung. Keunggulan dari jajaran produk Galaxy adalah mereka mengeluarkan update software (Android) dengan cepat (+) terutama di jajaran produk  unggulan atau andalan mereka sepeti Galaxy "S" series. Namun sayangnya sering kali update tersebut tidak menyentuh produk papan tengah dan kebawah (-) mereka. Produk andalan mereka memiliki beberapa fitur yang tidak dimiliki produk lain seperti S note yang terdapat di Galaxy Note

Sony

Sony Xperia Z
Sonymobile (Sony) yang sebelumnya bernama Sony Erricson, tergolong kurang sukses di pasar Android. Namun dengan lepasnya Erricson mereka berusaha mengejar ketertinggalan dari produsen smartphone lain setidaknya itu terlihat pada Smartphone andalan baru mereka yakni Xperia™ Z. Kelemahan yang saat ini dimiliki pada jajaran produk Xperia™ nya adalah sering terlambatnya update software dari Sony (-). Namun saat sudah mengeluarkan update, bukan hanya produk andalan mereka saja yang mendapatkannya, hampir semua jajaran smartphone Xperia™ mendapatkan update tersebut bahkan untuk Xperia™ kelas menengah - kebawah sekalipun (+). Keunggulan dari produk Xperia™ adalah produk ini terkenal memiliki hardware yang sangat tangguh meski memiliki spesifikasi lebih rendah dari smartphone Android lain. Bahkan mereka juga mengeluarkan smartphone yang memiliki daya tahan yang tangguh, contohnya produk andalan terbaru mereka yang memiliki spesifikasi yang mumpuni yakni Xperia™ Z yang mampu bertahan terhadap debu dan air. Smartphone dari Sony juga terkenal memiliki kualitas kamera yang baik (+), bahkan sensor kamera dari Sony banyak digunakan pada smartphone lain seperti pada iPhone 4S dan iPhone 5

HTC

HTC One-X
HTC merupakan salah satu produsen pertama yang menerapkan sistem operasi Android pada smartphone nya. Namun mereka kalah bersaing dengan Samsung dengan jajaran produk Galaxy nya yang sangat gencar melakukan promosi. HTC juga tergolong cepat dalam mengeluarkan update software (+) untuk produk Android nya serta memiliki hardware yang tergolong mumpuni. Diantara produsen Android lain, HTC memiliki tampilan yang khas, meski produsen lain juga mengkostumasi tampilan dalam produk Android mereka. Produk dari HTC terkenal memiliki kamera yang bagus pada jajaran smartphone mereka, namun sayangnya sering kali update software hanya menyentuh jajaran produk unggulannya saja (-) sehingga hanya dapat dijangkau oleh pasaran tertentu.

Nah itulah ulasan dan tips dari mimin. Semua tulisan diatas hanyalah opini dari mimin semata, opini dari orang lain bisa saja berbeda. Jadilah konsumen cerdas dalam memilih produk. Semoga bermanfaat :D

BACA JUGA : Cari handphone bekas di wilayah Mataram dan sekitarnya?

Selasa, 08 Januari 2013

Tips Memilih PC Tablet

Salah satu PC tablet dengan Windows 8
Tips Memilih PC Tablet - Anda bingung memilih PC tablet yang tepat untuk anda? - Banyaknya pilihan tablet PC yang beredar saat ini memang membingungkan pengguna untuk menentukan pilihan PC tablet mana yang sekiranya sesuai kebutuhan. Di dunia gadget sendiri, PC tablet telah banyak menguasai pasar dan perlahan menggusur pasar mini notebook. Hal ini tidak lepas dari peran 2 sistem operasi mobile terpopuler saat ini yang mendukung berkembangnya PC tablet, yakni iOS dan Android. Ditambah lagi dengan bergabungnya sistem operasi Windows 8 di pasar mobile termasuk dalam hal ini mendukung berkembangnya PC tablet semakin meramaikan pasar gadget dunia. Tentu saja persaingan ini membuat inovasi semakin cepat berkembang, namun dibalik itu pengguna semakin bingung untuk menentukan pilihan mereka. Apple iPad yang mengusung iOS sebagai sistem operasinya telah bisa dibilang merupakan pelopor PC tablet karena kepopuleran PC tablet bisa dibilang berawal sejak dirilisnya iPad. Lalu disusul Samsung, Sony, Acer, ASUS, dan banyak merek lain yang mengusung sistem operasi Android. Kemudian sejak diluncurkannya sistem operasi mobile dari Windows, produsen PC seperti Acer, ASUS, Lenovo dan lain-lain langsung menyambut hangat dengan meluncurkan PC tablet dengan Windows 8 dan Windows RT. Nah untuk menentukan pilihan yang tepat untuk anda, tentunya anda harus tau bagaimana memanfaatkannya. Karakter kepribadian anda sendiri pun turut berperan penting dalam memilih PC tablet yang tepat. Oke langsung saja kita bahas, berikut adalah tips memilih PC tablet untuk anda :
Read more »

Acer Mengumumkan Iconia PC Tablet B1-A71

Iconia PC Tablet B1-A71
Iconia PC Tablet
Acer baru saja mengumumkan tablet murah yang memiliki bentang layar 7 inchi, yakni Iconia PC Tablet B1-A71 yang diperuntukkan bagi pengguna "baru" (tablet) dan anak-anak. Namun harga dari tablet yang satu ini belum diumumkan secara resmi. Berikut spesifikasi dari Iconia PC Tablet B1-A71 :

Sistem Operasi : Android Jelly Bean
Prosesor : 1.2GHz dual-core processor
Layar : 7-inchi 1024 x 600 pixel
Kapasitas penyimpanan : 8GB internal storage
Slot MicroSD : Hingga 32GB
WLAN : Yes, WiFI 802.11 b/g/n
Bluetooth : Yes, Bluetooth v4.0
Kamera Depan : 0.3 Megapixel

Sumber : Androidcentral

Senin, 07 Januari 2013

Sony Xperia Z

Setelah sebelumnya banyak rumor yang beredar di dunia maya tentang akan hadirnya Smartphone dengan layar 5 inchi dari Sonymobile, akhirnya Sony Xperia Z benar-benar diperkenalkan secara resmi di ajang CES (Consumer Electronic Show) di Las Vegas. Smartphone yang sebelumnya dikenal dengan kode nama Xperia Yuga ini diperkenalkan bersama Smartphone 5 inchi dari Sony lainnya yaitu Xperia ZL. Namun di posting ini saia akan membeberkan spesifikasi dari Xperia Z berdasarkan data di situs resmi Sonymobile. Xperia Z memiliki desain yang lebih elegan dari Xperia ZL dan merupakan produk premium dari Sonymobile. Selain dari segi desain, perbedaan lain dari Xperia Z dengan ZL adalah masalah ketahanan nya. Smartphone yang memiliki body yang dilapisi serat kaca polyamide ini mampu bertahan terhadap debu dan air. Berikut video demo nya:
Read more »

Sony Xperia ZL

Xperia ZL
Satu dari dua Smartphone pertama dari Sonymobile dengan layar 5 inchi yakni Xperia ZL. Xperia ZL diperkenalkan bersamaan dengan Xperia Z dalam ajang CES 2013 yang berlangsung di Las Vegas pada 7 Januari waktu setempat. Kedua Smartphone andalan dari Sony ini memiliki spesifikasi yang hampir sama, namun untuk posting ini saia akan membeberkan spesifikasi Xperia ZL berdasarkan data di situs resmi Sonymobile. Layar 5 inchi yang diusungnya memiliki kualitas layar Full HD dengan resolusi 1080p (1920 x 1080 pixel) Reality Display yang juga telah dibekali teknologi layar Mobile Bravia Engine 2 dari Sony yang membuat layarnya makin cemerlang. Salah satu fitur kunci dari Smartphone yang menggunakan sistem operasi Android 4.1 (Jelly Bean) ini adalah dengan disematkannya fitur battery stamina mode, yakni fitur pintar untuk pengaturan baterai yang dapat meningkatkan kinerja baterai hingga 4x lebih lama (tergantung pengaturan dari pengguna dan banyaknya aplikasi yang terinstall). Berikut video penjelasan lengkapnya:
Read more »

Sonymobile Resmi Mengumumkan Xperia Z dan Xperia ZL (Repost)

Xperia Z
Sony telah mengumumkan produk andalan baru mereka dalam ajang CES 2013 yang berlangsung di Las Vegas pada 7 Januari 2013 (waktu setempat) yaitu Sony Xperia Z. Xperia Z merupakan Smartphone pertama Sony yang memiliki bentang layar 5 inchi dengan kualitas layar Full HD 1080p Reality Display yang juga menjadi Smartphone pertama dari Sony yang menggunakan prosesor Quad-core (Snapdragon™ S4 Pro quad-core processor). Xperia Smartphone dari Sony ini dibekali dengan sistem operasi Android 4.1 (Jelly Bean) dan akan dapat di upgrade ke Android 4.2 segera setelah diluncurkan pada quarter pertama di tahun 2013 ini. Smartphone kelas premium dari Sony ini juga diklaim memiliki "daya tahan" tehadap debu dan air (IP55 and IP57). Bersamaan dengan Xperia Z, Sony juga memperkenalkan Smartphone dengan bentang layar 5 inchi lainnya yakni Xperia ZL. Spesifikasi antara keduanya hampir sama. Perbedaan yang paling mencolok adalah desain di bagian belakang dari kedua Smartphone ini. Singkatnya, Xperia Z adalah Smartphone premium yang tahan debu dan air, sedangkan Xperia ZL tidak. Berikut beberapa gambar dari Xperia Z dan Xperia ZL dari berbagai sumber:
Read more »

Jumat, 04 Januari 2013

PC Tablet Acer Iconia Dengan Windows 8

Iconia PC Tablet dengan Windows 8
Iconia W510
Di tengah meroketnya trend gadget saat ini terutama untuk pasar PC tablet, membuat dukungan akan perkembangan dari gadget ini begitu pesat, sehingga banyak produsen yang memproduksi gadget serupa dengan beragam ukuran dan spesifikasi. Bahkan salah satu sistem operasi yang dipakai oleh sebagian besar pengguna PC yaitu Windows juga telah mendukung berkembangnya gadget jenis ini dengan dirilisnya sistem operasi terbaru mereka, salah satunya adalah Windows 8. Namun banyak pengguna yang ragu akan kemampuan komputasi dari sebuah PC tablet. Banyak juga yang beranggapan bahwa membawa sebuah perangkat komputasi dengan layar sentuh tersebut akan semakin merepotkan karena beberapa aktifitas yang biasa dilakukan di sebuah notebook atau mini notebook seperti mengetik misalnya tidak akan terasa nyaman jika menggunakan perangkat komputasi dengan layar sentuh ini sehingga mereka tetap harus membawa keduanya. Untuk itulah Acer, sebagai salah satu produsen PC terkemuka saat ini telah meluncurkan sebuah gadget untuk menghapus semua anggapan itu, yaitu dengan diperkenalkannya Iconia PC tablet dengan Windows 8 yang diberi nama Iconia W510. Salah satu dari produk Iconia "W" series dari Acer ini menawarkan sebuah pengalaman komputasi yang praktis dan juga menyenangkan karena gadget yang menggunakan sistem operasi Windows 8 versi PC ini telah menggabungkan fungsi PC tablet dengan mini notebook sehingga pengguna tidak perlu repot membawa banyak gadget.
Read more »

Rabu, 02 Januari 2013

Tablet PC Dari Acer

Iconia A701
Salah satu produk Acer Iconia "A" series
Acer adalah salah satu merek produsen PC yang terkemuka saat ini. Di Indonesia sendiri sudah banyak konsumen PC yang menggunakan produk dari Acer. Seiring berjalan dan berkembangnya dunia teknologi, kini para produsen PC termasuk Acer tengah mengembangkan PC dengan layar sentuh tanpa keyboard fisik atau disebut juga dengan tablet atau tablet PC. Tablet PC sendiri telah banyak mempengaruhi pasar PC dunia dan telah menggeser posisi mini notebook (netbook) di dunia gadget saat ini, jadi tidak heran jika banyak produsen PC berlomba-lomba untuk memproduksi tablet PC terbaik mereka dengan segala inovasinya karena segmen pasar untuk gadget yang satu ini sangatlah menjanjikan. Acer sendiri juga telah meramaikan pasar tablet PC dunia dengan meluncurkan beberapa versi dari tablet PC mereka yang di beri nama Iconia. Acer Iconia sendiri di produksi dengan 2 sistem operasi yang berbeda untuk saat ini, yakni Iconia "A" series dan Iconia "W" series. Perbedaan kode "A" dan "W" pada Iconia series kemungkinan mengacu pada sistem operasi yang digunakan tablet PC tersebut, yakni "A" untuk sistem operasi Android, dan "W" untuk sistem operasi Windows. Sebelumnya Acer hanya memproduksi Iconia dengan "A" series, namun datangnya dukungan dari Windows terhadap pasar tablet PC dengan dirilisnya Windows 8 dan Windows RT memacu Acer untuk memproduksi Iconia "W" series untuk lebih meramaikan pasar PC tablet dunia.
Read more »

Acer Iconia W510, PC Tablet Dengan Windows 8 Dari Acer

Iconia PC Tablet Dengan Windows 8
Sebuah PC tablet kini tengah menjadi primadona baru di pasar gadget di dunia. Hal itu karena sifatnya yang praktis, performanya yang memuaskan, serta lebih berkesan stylish dan modis sehingga banyak konsumen yang tertarik untuk memiliki sebuah PC tablet. Hal itu mendorong banyak produsen PC termasuk Acer untuk berinovasi menciptakan hardware yang mumpuni untuk para konsumen. Ditambah lagi salah satu sistem operasi terpopuler saat ini yaitu Windows telah mendukung perkembangan dari gadget dengan layar sentuh ini dengan dirilisnya sistem operasi Windows 8 yang semakin meramaikan pasar PC tablet dunia. Menyambut dukungan dari Windows tersebut, Acer yang juga sebagai salah satu merek produsen PC terpopuler saat ini telah meluncurkan PC tablet dengan sistem operasi Windows 8 mereka, yaitu Acer Iconia W series. Dalam posting kali ini kita akan membahas salah satu dari jajaran produk Iconia PC tablet dengan Windows 8 dari Acer tersebut, yaitu Iconia W510. Acer Iconia W510 menawarkan sebuah kemudahan dalam dunia gadget, yakni dengan digabungkannya fungsi dari sebuah netbook (mini notebook) dengan PC tablet yang artinya semua hal komputasi bisa dilakukan dengan hanya membawa satu gadget, sehingga pengguna tidak perlu membawa banyak gadget. Selain itu pengguna tidak perlu mengkhawatirkan soal kompabilitas antara tablet dan PC yang kedua fungsinya disatukan dalam Acer Iconia W510 ini, karena apa yang kamu lihat di PC mu adalah yang kamu lihat di tablet mu.
Read more »